Mau Bisnis Franchise? Simak 4 Hal Ini

Kompas.com - 20/01/2020, 09:38 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini kita bisa melihat merek-merek hasil franchise alias waralaba di berbagai pusat perbelanjaan.

Sampai-sampai mungkin kalian pernah berpikir, lebih baik buka franchise saja daripada membuka usaha sendiri.

Membuka franchise memang memiliki keuntungan salah satunya adalah brand yang sudah lebih dikenal oleh masyarakat, namun jika dikelola dengan buruk maka bisnis ini juga tidak akan berjalan baik.

Baca juga: 3 Bisnis Waralaba Ini Menjamur di 2019, Bagaimana di 2020?

Seperti dilansir The Entrepreneur,  sebelum membuka franchise, kamu harus mencari tahu beberapa hal di bawah ini.

1. Berapa biayanya?

Hal pertama yang perlu diketahui adalah total investasi untuk membuka dan menjalankan franchise tersebut.

Ini harus mencakup biaya pembelian, inventaris awal, dan jumlah modal kerja yang dibutuhkan sebelum mencapai titik impas.

Memahami biaya ini sangat penting, karena kamu tidak ingin tiba-tiba kehabisan uang ketika baru memulai sebuah usaha.

2. Berapa waktu yang diperlukan?

Meskipun memulai sebuah franchise berbeda dari memulai bisnismu sendiri.  Meski perlu ditekankan hal ini tetaplah sebuah bisnis.

Ada waktu yang harus kamu investasikan dalam membuat bisnis ini menjadi sukses. Pastikan kamu memahami waralaba apa yang kamu miliki itu.

Ada franchise musiman yang mengharuskanmu bekerja sangat keras pada waktu-waktu tertentu dalam setahun.

Bedanya daripada bekerja di kantor, kamu menghabiskan waktu untuk membesarkan bisnis milikmu sendiri, dan bukannya menghabiskan waktu untuk lembur membesarkan bisnis orang lain.

Baca juga: Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis Franchise?

3. Perusahaan franchise apa yang ingin dibeli?

Tidak semua perusahaan franchise itu sama. Karena itu kamu harus mengetahui seluk beluk dari perusahaan itu sebelum kamu membeli franchise-nya.

Berapa lama perusahaan itu sudah berkutat di bidangnya, ada berapa franchise yang sama di daerahmu, berapa tingkat kesuksesan membuka franchise itu.

Lebih banyak kalian tahu maka lebih baik keputusan yang akan kamu ambil nantinya sebelum memutuskan untuk membeli franchise tersebut.

4. Seperti apa franchise itu?

Kalian perlu bertanya dengan orang-orang yang memiliki usaha franchise. Bagaimana pengalaman mereka, apa tantangan yang dihadapi, bagaimana cara mengatasinya.

Dengan begitu kamu bisa lebih tahu dunia seperti apa yang ingin kamu masuki dan lebih bersiap-siap. Memang baik untuk belajar dari kesalahan, tapi lebih baik lagi untuk belajar dari orang lain yang pernah salah agar kita tidak mengulanginya lagi.

Menjalankan franchise bisa menjadi cara yang bagus untuk mulai menjalankan bisnismu sendiri, tetapi sebelumnya kamu perlu memahami mengapa kamu masuk ke dalamnya, apa yang kamu hadapi, dengan siapa kamu terlibat dan tentu saja bagaimana target kamu ke depannya.

Semakin baik kamu memahami jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, semakin baik probabilitasmu untuk memilih segmen franchise dan perusahaan dengan potensi terbaik untukmu.

Baca juga: Didominasi Korea dan Taiwan, Industri Waralaba RI Redup



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkop UKM Bilang Munculnya Kasus Gagal Bayar Koperasi akibat Pandemi

Kemenkop UKM Bilang Munculnya Kasus Gagal Bayar Koperasi akibat Pandemi

Whats New
[POPULER MONEY] Kebijakan Kontroversial Edhy Prabowo | Maybank Ganti Uang Winda Earl

[POPULER MONEY] Kebijakan Kontroversial Edhy Prabowo | Maybank Ganti Uang Winda Earl

Whats New
Cek Rekening, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta untuk Tahap V Termin Kedua Telah Disalurkan

Cek Rekening, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta untuk Tahap V Termin Kedua Telah Disalurkan

Whats New
Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X