Kompas.com - 25/02/2020, 14:35 WIB
Ilustrasi: seorang operator alat berat sedang merapikan tumpukan sawit untuk dimasukkan ke mesih pengolahan CPO. KOMPAS/RENY SRI AYUIlustrasi: seorang operator alat berat sedang merapikan tumpukan sawit untuk dimasukkan ke mesih pengolahan CPO.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani menyambut baik rencana India yang akan membeli produk olahan Crude Palm Oil (CPO) Indonesia.

"Kami menyambut gembira, saya rasa sawit Indonesia sudah kompetitif dan India bisa memanfaatkan juga sawit kita," ujarnya di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Seperti dikutip dari Reuters, pejabat pemerintah India dan tiga trader mengatakan telah menerbitkan izin impor untuk 1,1 juta ton Refined Bleached Deodorized (RBD) palm olein dari Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Buka Opsi Beri Suntikan Dana Rp 15 Triliun ke Jiwasraya

Shinta menilai outlook sawit Indonesia sejauh ini dirasa cukup baik. Apalagi didukung dengan munculnya B20 dan B30. Bahkan menurutnya dengan adanya B30 akan membuat sawit memiliki prospek untuk naik.

Sementara itu terkait dengan wabah virus Corona masih mewabah, Shinta mengatakan tak ada imbasnya ke perdagangan CPO. Hanya saja kata dia, jalur distribusi barang-barang industri dan bahan baku jadi terganggu.

"Saya rasa tidak ada yah hubungannya antara Corona dengan sawit karena yang paling berdampak itu pada supply chain bahan baku saja karena sawit ini juga kan sifatnya komoditas jadi enggak ada kaitannya," pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sri Mulyani: Beberapa Kantor Kemenkeu Dilanda Banjir, Sedikit Mengganggu Tugas



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.