Saat Sri Mulyani Gelisah Pikirkan Rencana Pindah Ibu Kota

Kompas.com - 28/02/2020, 15:59 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kegelisahannya memikirkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani dalam akun Instagram resmi pribadinya @smindrawati.

Saat mengunggah foto peresmian kantor baru Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Jakarta, Jumat (28/2/2020), perempuan yang kerap disapa Ani itu memberikan pekerjaan rumah (PR) ke jajaran LMAN.

Baca juga: Perlu 3 Juta Lapangan Kerja di Ibu Kota Baru, Ini Fokus Sektornya

Salah satu PR yang diberikan Sri Mulyani yakni terkait rencana pemindahan ibu kota negara. Ia meminta LMAN memikirkan apa yang harus dilakukan kepada aset-aset negara di Jakarta saat ibu kota dipindahkan.

"Saya minta Anda semua membuat road map untuk hal ini," tulis Sri Mulyani dalam unggahan Instagram-nya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Hari ini saya meresmikan kantor baru Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Jakarta. LMAN sebagai pengelola aset negara merupakan unit organisasi non eselon dilingkungan @kemenkeuri dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Kekayaan Negara. Peradaban suatu negara sangat terlihat dari cara kita memperlakukan aset. Ada negara yang tidak terlalu kaya namun mereka sangat perhatian secara detil dalam memperlakukan aset yang dibangun berabad lalu sebagai warisan leluhur yang harus dijaga. Perekonomian kita sedang menghadapi situasi yang tidak mudah, cukup menantang. Kita harus mengembalikan ekonomi kita dalam menghadapi tekanan. Kita harus mengendalikan ekonomi kita dalam menghadapi tekanan. Salah satu indikatornya adalah sektor konsumsi dan properti. Aset itu nilainya tidak statis, tergantung perekonomian. Untuk itu saya berharap seluruh pegawai LMAN dan Ditjen Kekayaan Negara selalu memiliki sensitifitas terhadap disiplin market. Namun jangan menjadi institusi yang berpikir jangka pendek. Anda juga harus punya sense mengenai kemana arah market itu jalan. Yang harus dipikirkan juga adalah rencana pemindahan Ibu Kota Negara. Ketika kita pindah ke ibu kota yang baru, apa yang harus dilakukan terhadap aset-aset negara. Saya minta Anda semua membuat road map untuk hal ini. Saya ingin di kepala LMANers itu tergilitik kegelisahan seperti ini. Mulai hari ini, mulai nanti malam Anda harus sudah memikirkannya. Sekarang gantian saya yang bisa tidur karena kegelisahan saya sudah pindah ke kepala kalian. Jakarta, 28 Februari 2020

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on Feb 27, 2020 at 6:03pm PST

Baca juga: Pindah Ibu Kota, Gedung-gedung Pemerintah di Jakarta Dilirik Investor buat Jadi Disneyland?

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu lantas ingin agar semua pegawai LMAN merasakan kegelisahan terkait rencana pemindahan ibu kota.

Hal ini karena banyak aset negara yang ada di Jakarta, misalnya saja gedung-gedung pemerintahan.

"Saya ingin di kepala LMAN-ers itu tergelitik kegelisahan seperti ini. Mulai hari ini, mulai nanti malam Anda harus sudah memikirkannya," kata Sri Mulyani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSP Sahabat Mitra Sejati Berikan Pembiayaan dan Pendampingan untuk UMKM

KSP Sahabat Mitra Sejati Berikan Pembiayaan dan Pendampingan untuk UMKM

Whats New
Realisasi Investasi Semester I-2021 Rp 442,8 Triliun, Baru 49,2 Persen dari Target

Realisasi Investasi Semester I-2021 Rp 442,8 Triliun, Baru 49,2 Persen dari Target

Whats New
Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 3 Persen pada 2021, Ekspor Jadi Penopang

Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 3 Persen pada 2021, Ekspor Jadi Penopang

Whats New
BPPT Jalankan 'Pilot Plan' untuk Bantu Kembangan Energi Baru Terbarukan di RI

BPPT Jalankan "Pilot Plan" untuk Bantu Kembangan Energi Baru Terbarukan di RI

Rilis
Pendaftaran Prakerja Gelombang 18 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

Pendaftaran Prakerja Gelombang 18 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

Whats New
Sektor Pariwisata dan Transportasi Bakal Diguyur Insentif Modal Kerja

Sektor Pariwisata dan Transportasi Bakal Diguyur Insentif Modal Kerja

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Jepang Layak sebagai Tuan Rumah Olimpiade hingga Impian Disabilitas Semakin Didengar Dunia

[KURASI KOMPASIANA] Jepang Layak sebagai Tuan Rumah Olimpiade hingga Impian Disabilitas Semakin Didengar Dunia

Rilis
Realisasi Investasi Kuartal II-2021 Capai Rp 223 Triliun

Realisasi Investasi Kuartal II-2021 Capai Rp 223 Triliun

Whats New
OJK Yakin Pembentukan Klaster Pertanian Bisa Genjot Penyaluran KUR

OJK Yakin Pembentukan Klaster Pertanian Bisa Genjot Penyaluran KUR

Whats New
470.504 Pelamar CPNS dan PPPK Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

470.504 Pelamar CPNS dan PPPK Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

Whats New
RI-Jepang Kembangkan SDM Industri Otomotif Era Industri 4.0 di Tanah Air

RI-Jepang Kembangkan SDM Industri Otomotif Era Industri 4.0 di Tanah Air

Whats New
PPKM Level 4 Diperpanjang, Petani dan Pemilik Komoditas Tetap Bisa Registrasi Resi Gudang

PPKM Level 4 Diperpanjang, Petani dan Pemilik Komoditas Tetap Bisa Registrasi Resi Gudang

Whats New
Pelamar CPNS dan PPPK 2021 Tembus 4,5 Juta Orang

Pelamar CPNS dan PPPK 2021 Tembus 4,5 Juta Orang

Whats New
Lewat Ajaib, Investor Ritel Mulai Booking Saham IPO Bukalapak

Lewat Ajaib, Investor Ritel Mulai Booking Saham IPO Bukalapak

Rilis
Jasa Marga Catat Volume Lalu Lintas Turun Sekitar 40 Persen

Jasa Marga Catat Volume Lalu Lintas Turun Sekitar 40 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X