Jack Ma, Pemimpin Bisnis Paling Berpengaruh di China

Kompas.com - 14/04/2020, 15:36 WIB
CEO Alibaba Group Jack Ma (tengah) menyemarakkan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (2/9/2018).  ANTARA FOTO/INASGOC/WahyudinCEO Alibaba Group Jack Ma (tengah) menyemarakkan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (2/9/2018).

BEIJING, KOMPAS.com - Majalah Fortune China pada awal pekan ini merilis daftar 50 pemimpin bisnis paling berpengaruh di Negeri Tirai Bambu tersebut untuk tahun 2020.

Dikutip dari The Star Online, Selasa (14/4/2020), pendiri raksasa e-commerce Alibaba, Jack Ma, berada di peringkat pertama dalam daftar pemimpin bisnis paling berpengaruh di China versi Forbes.

Kemudian disusul oleh pendiri raksasa telekomunikasi Huawei Ren Zhengfei dan pimpinan raksasa otomotif BYD Wang Chuanfu.

Baca juga: Lawan Corona, Jack Ma Bakal Kirim Bantuan ke 10 Negara Ini

Forbes China menyatakan, peringkat tersebut tidak hanya mencerminkan perusahaan-perusahaan yang mereka pimpin, namun juga kualitas kepemimpinan mereka di tengah krisis dan kemampuan untuk menemukan arah baru dalam bisnis.

Beberapa konglomerat China lainnya yang juga masuk ke dalam 10 besar pemimpin bisnis paling berpengaruh antara lain pimpinan dan CEO Tencent Pony Ma alias Ma Huateng dan pimpinan dan CEO global ByteDance Zhang Yiming. Mereka masing-masing duduk di peringkat 4 dan 5.

Kemudian, pendiri perusahaan elektronik Hon Hai Group Terry Guo Taiming duduk di peringkat 6. Pimpinan Fuyao Glass Group Cao Dewang berada di peringkat 7.

Selanjutnya, pimpinan pabrikan otomotif Geely Holding Group Li Shufu harus puas berada di peringkat 8. Adapun pimpinan dan CEO produsen ponsel Xiaomi Lei Jun berada di peringkat 9.

Baca juga: Jack Ma Kirim Bantuan Masker ke Indonesia

Sementara itu, pimpinan dan presiden direktur Gree Electric Appliances Dong Mingzhu berada di peringkat 10. Dong merupakan satu-satunya perempuan dalam 10 besar pemimpin bisnis paling berpengaruh di China.

Jack Ma pun dinobatkan sebagai orang terkaya di China. Forbes mengestimasi kekayaan Ma mencapai 38,8 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 608,5 triliun (kurs Rp 15.684 per dollar AS).

Ma mendirikan Alibaba pada tahun 1999 di apartemennya di kota Hangzhou. 15 tahun kemudian, Alibaba mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Selain dari Alibaba, kekayaan Ma juga bersumber dari saham yang dimilikinya di perusahaan teknologi keuangan (fintech) Ant Financial serta perusahaan hiburan Huayi Brothers dan Beijing Enlight Media.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
Mentan Sebut Tanaman 'Janda Bolong' Diminati di AS dan Eropa

Mentan Sebut Tanaman "Janda Bolong" Diminati di AS dan Eropa

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan Para Youtuber untuk Bayar Pajak

Sri Mulyani Ingatkan Para Youtuber untuk Bayar Pajak

Whats New
Mentan: Kementerian Lain yang Impor, Saya yang Didemo Petani

Mentan: Kementerian Lain yang Impor, Saya yang Didemo Petani

Whats New
Momen Window Dressing, Emas Bisa Jadi Pilihan Investasi

Momen Window Dressing, Emas Bisa Jadi Pilihan Investasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X