KILAS

Di TTIC, Masyarakat Bisa Beli Bahan Pangan Pokok Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Kompas.com - 21/04/2020, 13:17 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke TTIC di Makassar, Sulsel. Dok. KementanMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke TTIC di Makassar, Sulsel.

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kehadiran Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dapat memudahkan masyarakat membeli 11 komoditas bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

“Hadirnya toko tani atau pasar tani fungsinya adalah sebagai stabilizer agar harga dapat terjaga dan berjalan normal,” ujar Mentan saat berkunjung ke TTIC di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Selatan (Sulsel), Makassar, Selasa (21/4/2020).

Manfaat toko tani dirasakan salah satu pembeli bernama Helda Desrianti yang tinggal di Kota Makassar.

Baca juga: Agar Kualitas Panen Meningkat, Mentan Ajak Petani Jagung di Jeneponto Manfaatkan KUR

"Kualitas sayurannya bagus dan segar. Harga memang lebih murah tapi ada juga beberapa yang hampir sama," kata dia, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Manfaat juga dirasakan salah satu mitra usaha TTIC Makassar bernama Syahril. Ia menjual sayuran yang didatangkan dari Malino, Sinjai, dan Enrekang.

"Saya belum sampai 2 bulan sebagai mitra. Alhamdulillah respons masyarakat sekitar sini tinggi dan setiap hari ramai dikunjungi pembeli," ujar Syahril.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Imbau masyarakat waspada penyebaran Covid-19

Sementara itu, berkenaan dengan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), Mentan mewajibkan masyarakat yang berbelanja langsung di TTIC untuk menjaga protokol kesehatan.

Caranya pencegahan Covid-19 itu di antaranya adalah menjaga jarak saat berbelanja dan menggunakan masker.

“Selamat berbelanja, jangan lupa jaraknya dijaga jangan terlalu dekat-dekatan. Sesampainya di rumah, nanti langsung cuci tangan,” ujar Menteri Syahrul.

TTIC pun, imbuh Mentan, juga sudah bekerja sama dengan angkutan online, sehingga masyarakat bisa berbelanja melalui aplikasi.

Baca juga: Kementan akan Tindak Tegas Distributor dan Penyalur Pupuk Bersubsidi yang Curang

“Belanja aman dari rumah seperti instruksi Bapak Presiden Joko Widodo,” sambung dia.

Selanjutnya, Mentan mengatakan stok sayur, beras, dan bahan pangan masih cukup untuk Ramadhan dan Lebaran, sehingga masyarakat tak perlu panik.

Ia pun tidak lupa meminta dukungan masyarakat untuk pembangunan pertanian ke depan, terutama pascaCovid-19 yang dihadapkan dengan masalah kekeringan.

“Mohon doa-nya. Kami sudah siapkan irigasi, embung, dan pompa air. Mudah-mudahan atas izin Allah SWT, kita semua dapat melewatinya dengan baik," ujar Menteri Syahrul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Uno Buka Pendaftaran Beasiswa Gelombang II untuk Anak Pedagang Kaki Lima

Sandiaga Uno Buka Pendaftaran Beasiswa Gelombang II untuk Anak Pedagang Kaki Lima

Rilis
Alasan Bisnis di Balik Pemilihan Nama Olimpiade Tokyo 2020, Bukan 2021

Alasan Bisnis di Balik Pemilihan Nama Olimpiade Tokyo 2020, Bukan 2021

Whats New
Kimia Farma Minta Masyarakat Tak 'Panic Buying' Borong Obat dan Vitamin

Kimia Farma Minta Masyarakat Tak "Panic Buying" Borong Obat dan Vitamin

Whats New
Google Angkat Indeks Nasdaq saat Investor Fokus ke The Fed

Google Angkat Indeks Nasdaq saat Investor Fokus ke The Fed

Whats New
Apa Itu Audit: Definisi, Jenis, dan Tahapannya dalam Perusahaan

Apa Itu Audit: Definisi, Jenis, dan Tahapannya dalam Perusahaan

Whats New
[POPULER MONEY] Jam Kerja ASN selama PPKM | Bank Mandiri Mundur dari Aceh

[POPULER MONEY] Jam Kerja ASN selama PPKM | Bank Mandiri Mundur dari Aceh

Whats New
Ada Ketentuan Karantina 14 Hari, Biaya Umrah akan Lebih Mahal

Ada Ketentuan Karantina 14 Hari, Biaya Umrah akan Lebih Mahal

Whats New
Penjualan Listrik Tembus Rp 140,5 Triliun, Laba Bersih PLN Meroket Jadi Rp 6,6 Triliun

Penjualan Listrik Tembus Rp 140,5 Triliun, Laba Bersih PLN Meroket Jadi Rp 6,6 Triliun

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Wakaf Bisa Berbentuk Saham hingga Deposito

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Wakaf Bisa Berbentuk Saham hingga Deposito

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Heran RI Kebanjiran Makanan Halal Impor

Wapres Ma'ruf Amin Heran RI Kebanjiran Makanan Halal Impor

Whats New
Penumpang Kereta di Sumatera Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

Penumpang Kereta di Sumatera Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

Whats New
Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Ini Fakta Terbaru Hasil Investigasi BRI Life Usai Ada Dugaan Kebocoran Data

Whats New
Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Rilis
SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

Earn Smart
Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X