Kerja dari Rumah, Karyawan Google Bisa Reimburse hingga Rp 14,7 Juta

Kompas.com - 27/05/2020, 07:17 WIB
CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS. GoogleCEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS.
Penulis Mutia Fauzia
|

KOMPAS.com - CEO Google Sundar Pichai bakal membayar kembali atau reimburse hingga 1.000 dollar AS, atau sekitar Rp 14,7 juta (kurs Rp 14.700) untuk karyawannya.

Reimburse akan diberikan kepada pagawai yang membeli perangkat untuk dapat membantu mereka bekerja dari rumah atau work frome home.

Dikutip dari CNBC, Jakarta, Rabu (27/5/2020), di dalam suratnya kepada karyawan, Pichai juga memberi penjelasan mengenai bagaimana perusahaan secara perlahan akan mulai membuka kantor-kantornya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah dengan merotasi pegawai di setiar kantor dengan kapasitas awal sebanyak 10 persen mulai 6 Juli mendatang. Angka tersebut meningkat menjadi 30 persen pada September.

Baca juga: New Normal, BNI Siap Ubah Outlet Konvensional Jadi Digital

Langkah tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia itu berupaya untuk bisa kembali beroperasi secara normal di tengah kondisi pandemi virus corona.

Hingga saat ini, virus Corona telah menyebabkan hingga 348.000 kematian di seluruh dunia dan memengaruhi kinerja bisnis Alphabet, induk perusahaan Google.

Google merupakan salah satu perusahaan yang pertama kali meminta seluruh pegawainya untuk bekerja dari rumah.

Saat mulai beroperasi pun, Pichai menjelaskan, kantor Google akan menerapkan protokol yang berbeda jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

Baca juga: Ini Alasan Pengusaha Mau Buka Kembali 67 Mal di Jakarta Pada 5 Juni

"Kami akan memiliki protokol kesehatan yang ketat, selain itu kami juga akan melakukan ukuran-ukuran keamanan untuk memastikan pedoman social distancing serta sanitasi dipenuhi, sehingga kantor akan terlihat dan terasa berbeda dibanding dengan saat Anda tinggalkan (untuk WFH)," kata Pichai.

Pada 10 Juni 2020, para manajer akan mulai memberi tahu para pegawai yang akan mulai bekerja, dan untuk pegawai lainnya, kembali bekerja di kantor bisa menjadi opsi atau bersifat sukarela.

Dia menuliskan, bagi pegawai yang tidak diwajibkan untuk bekerja di kantor namun tetap ingin, bisa berkomunikasi dengan manajernya.

Baca juga: [POPULER MONEY] Hari Terakhir Lapor Meteran Listrik | Rencana Mal Dibuka Lagi 5 Juni



Sumber CNBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X