Reksa Dana Apa yang Cocok Dipilih untuk Investor Pemula Saat Pandemi?

Kompas.com - 08/06/2020, 18:12 WIB
Ilustrasi investasi Dok. ShutterstockIlustrasi investasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 bukan tak mungkin membuat Anda gagal mendapat uang ekstra dari investasi. Kendati demikian, cara dan tempat menyimpannya akan sangat menentukan berapa uang yang bisa dihasilkan.

Spesialis Investasi PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Dimas Ardhinugraha mengatakan, reksa dana dapat dipertimbangkan sebagai instrumen investasi di masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, reksa dana dikelola oleh manajer investasi profesional dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga pengelolaan investasi dilakukan secara pruden.

Baca juga: Sambut New Normal, Ini Strategi Yakinkan Nasabah Reksa Dana

"Bagi investor pemula, saya merekomendasikan reksa dana pasar uang untuk mencoba mekanisme investasi di reksa dana," kata Dimas dalam siaran pers, Senin (8/6/2020).

Dimas merinci, ada beberapa faktor yang membuat reksa dana cocok dipilih sebagai instrumen investasi untuk pemula.

Dia mengungkap, reksa dana memiliki variasi jenis kelas aset yang memiliki tingkat risiko berbeda, dari yang konservatif hingga agresif. Jadi, reksa dana memberi pilihan bagi investor menyesuaikan profil risiko dan kebutuhan investasi.

Selain itu, kata Dimas, reksa dana menerapkan prinsip diversifikasi, yakni portofolio investasi reksa dana berisi dari berbagai jenis saham, obligasi, atau instrumen pasar uang.

Baca juga: Strategi Pengelolaan Reksa Dana di Era New Normal

Reksa dana pasar uang misalnya, memiliki tingkat risiko konservatif dengan potensi imbal hasil kompetitif dengan deposito.

"Manfaatkan reksa dana pasar uang untuk membuat uang keringetan alias bekerja keras. Reksa dana pasar uang memiliki tingkat risiko yang rendah dan bersifat likuid alias bisa dicairkan kapan saja tanpa biaya keluar/masuk," pungkas Dimas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu UMKM di Semarang, ShopeePay Hadirkan Program “Semangat UMKM Lokal”

Bantu UMKM di Semarang, ShopeePay Hadirkan Program “Semangat UMKM Lokal”

Rilis
Garuda Indonesia Siap Layani Penerbangan Haji Tahun Ini

Garuda Indonesia Siap Layani Penerbangan Haji Tahun Ini

Whats New
Sri Mulyani Putar Otak, Siapkan Tunjangan Tambahan PNS yang Pindah Kerja ke IKN Baru

Sri Mulyani Putar Otak, Siapkan Tunjangan Tambahan PNS yang Pindah Kerja ke IKN Baru

Whats New
Dukung Smart City, BNI Kembangkan Ekosistem Digital di Sumatera Barat

Dukung Smart City, BNI Kembangkan Ekosistem Digital di Sumatera Barat

Rilis
Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik, Seperti Apa?

Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik, Seperti Apa?

Whats New
Inovasi Digital, Kunci Utama ANJ Tingkatkan Produktivitas Perusahaan

Inovasi Digital, Kunci Utama ANJ Tingkatkan Produktivitas Perusahaan

Whats New
Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini

Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini

Whats New
Gandeng BNI, Surge Tawarkan Biaya KUR Suku Bunga 6 Persen kepada UMKM

Gandeng BNI, Surge Tawarkan Biaya KUR Suku Bunga 6 Persen kepada UMKM

Rilis
Resmi, Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000 Per Liter Mulai 19 Januari

Resmi, Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000 Per Liter Mulai 19 Januari

Whats New
Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Whats New
Indonesia Berpeluang Jadi Hub Data Center Asia, Setelah Singapura dan Hongkong

Indonesia Berpeluang Jadi Hub Data Center Asia, Setelah Singapura dan Hongkong

Rilis
Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Whats New
Sri Mulyani Akui Dana Pemindahan IKN Masuk Anggaran PEN 2022

Sri Mulyani Akui Dana Pemindahan IKN Masuk Anggaran PEN 2022

Whats New
Insentif PPnBM Diperpanjang, Menperin Optimis Mobil di Bawah Rp 250 Juta Bakal Laku Keras

Insentif PPnBM Diperpanjang, Menperin Optimis Mobil di Bawah Rp 250 Juta Bakal Laku Keras

Whats New
Batik Air Kembali Buka Rute Jakarta-Banyuwangi, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Batik Air Kembali Buka Rute Jakarta-Banyuwangi, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.