Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Terendah Setelah Krisis 1998

Kompas.com - 22/06/2020, 14:31 WIB
Ilustrasi Indonesia SHUTTERSTOCKIlustrasi Indonesia
|

Padahal, pada saat bersamaan postur penerimaan negara diproyeksikan akan tetap jauh berada di bawah angka tahun 2018 tanpa adanya reformasi yang signifikan.

"Belanja pembayaran bunga yang meningkat dalam pagu anggaran yang berkurang akan menekan belanja prioritas untuk kesehatan, bantuan sosial dan infrastruktur," tuturnya.

Oleh karenanya, dengan kewenanangan yang dimiliki pemerintah untuk melakukan realokasi anggaran lintas program kementerian/lembaga, Bank Dunia menekankan pentingnya efisiensi, efektivitas, dan pemantauan serta evaluasi belanja terkait Covid-19.

Sebagai informasi, imbas pandemi Covid-19, pemerintah kembali merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi kisaran 0,4 persen hingga 1 persen dari sebelumnya pada kisaran 2,3 persen.

Baca juga: Ikut Urus Investasi, Luhut: Enggak Ada yang Perlu Diperebutkan...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.