Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Kompas.com - 06/07/2020, 14:13 WIB
PT KCI memposting informasi soal kondisi antrean penumpang KRL di Stasiun Bogor yang kembali padat, Senin (6/7/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPT KCI memposting informasi soal kondisi antrean penumpang KRL di Stasiun Bogor yang kembali padat, Senin (6/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meminta kepada para pengusaha untuk membagi jam kerja para karyawannya.

Hal tersebut diungkapkan setelah membeludaknya jumlah penumpang KRL di beberapa stasiun pada Senin (6/7/2020) pagi ini.

PT KCI mengharapkan kerja sama dari berbagai pihak untuk menerapkan pengaturan kerja karyawan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 8 Tahun 2020 tentang pengaturan jam kerja sehingga mobilitas pengguna KRL dapat tersebar.

Baca juga: Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Pengaturan jam kerja dengan sistem shift menjadi solusi paling memungkinkan saat ini untuk mengurai kepadatan di tengah jumlah pengguna yang bertambah 9-10 persen setiap pekannya sejak PSBB transisi.

“Sehingga, pada masa PSBB transisi ini pun layanan Commuter Line hadir untuk mendukung masyarakat kembali aktif dan produktif, dengan produktivitas yang mengutamakan keamanan dan kesehatan bersama," ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangannya, Senin.

"Untuk mewujudkan ini, kami tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak, khususnya dalam hal pengaturan jam kerja," sambungnya.

Anne menjelaskan, pada Senin pagi tadi terpantau antrean pengguna semakin panjang di sejumlah stasiun. Di Stasiun Bogor, para calon pengguna KRL sudah mulai mengantre sejak pukul 05.30 WIB hingga halaman parkir stasiun.

Baca juga: Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X