Erick Thohir Mau Sulap PFN Jadi Lembaga Keuangan Perfilman

Kompas.com - 20/07/2020, 20:09 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau Posko Banjir BUMN di Tangerang, Minggu (5/1/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAMenteri BUMN Erick Thohir saat meninjau Posko Banjir BUMN di Tangerang, Minggu (5/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku memiliki rencana tersendiri bagi Perum Produksi Film Negara (PFN).

Mantan bos Inter Milan tersebut tak ingin lagi PFN memproduksi film. Dia ingin perusahaan pelat merah itu menjadi lembaga keuangan bagi industri perfilman Indonesia.

“Salah satu pemikirannya, bagaimana PFN ini ke depan jangan compit dengan para produser. Tapi PFN ini justru menjadi lembaga finance film yang ada di Amerika,” ujar Erick dalam acara Let's Talk From Home yang dikutip Kompas.com pada Senin (20/7/2020).

Baca juga: Curhat Reza Rahadian soal Hak-hak Pekerja Film yang Tak Terpenuhi

Erick menjelaskan, rencana perubahan bisnis PFN ini masih dalam tahap pembahasan. Dirinya bersama Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo tengah mematangkan rencana ini.

“Nah ini kemarin masih awal sekali, kita lagi diskusi internal. Saya dengan pak Wamen Tiko yang kebetulan banker, bagaimana supaya aman, jangan sampai nanti lembaga finance ini bermasalah. Tapi kita harus kontribusi supaya dunia industri film makin besar produksinya,” kata Erick.

Erick mengakui, rencana ini belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Dia memprediksi rencana PFN dijadikan lembaga keuangan perfilman baru bisa diluncurkan tiga bulan ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Lembaga film ini baru titik awal, ini lagi diskusi, mungkin ini baru bisa di launching ya 3-4 bulan,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X