Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Kompas.com - 03/08/2020, 19:39 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

Sementara pada Evaluasi Minor pada bulan Oktober nanti, per awal November, daftar anggota Indeks masih sama, hanya saja bobotnya yang berubah.

Informasi mengenai daftar nama dan bobot masing-masing saham dapat dilihat pada situs Bursa Efek Indonesia di sini.

Apa Dampaknya Terhadap Reksa Dana?

Untuk Reksa Dana Indeks dan ETF, evaluasi mayor dan minor terhadap Indeks merupakan kalender bursa yang menjadi perhatian penting. Lebih penting daripada publikasi laporan keuangan dan data-data ekonomi.

Reksa Dana Indeks dan ETF dalam pengelolaannya menggunakan indeks saham / obligasi sebagai acuan. Jadi mau kinerja perusahaannya baik atau buruk, data ekonomi sedang resesi atau ekspansi, komposisi portofolionya tetap akan dibuat menyerupai indeks acuan.

Tidak ada pemikiran untuk memperbesar atau memperkecil posisi cash. Sebab kriterianya bukan kinerja reksa dana positif, tapi kinerja sama dengan indeks. Jika Indeksnya negatif, maka kinerja reksa dana juga negatif dengan persentase yang sama.

Per Juni 2020, total terdapat 32 reksa dana indeks yang kebetulan semuanya menggunakan saham sebagai acuan. Total dana kelolaannya sekitar Rp 7,4 triliun dengan 90 persen di antaranya menggunakan IDX-30 (Rp 4,7 triliun), Indeks Sri Kehati (Rp 1,09 triliun), dan LQ-45 (Rp 917 miliar) sebagai acuan.

Untuk Exhange Traded Fund (Reksa Dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa), total dana kelolaan mencapai per Juni 2020 mencapai Rp 12,5 triliun dengan Rp 3,8 triliun merupakan ETF berbasis Indeks Obligasi dan Rp 8,7 triliun berbasis saham / indeks saham.

Dari Rp 8.7 T yang berbasis saham, hampir setengahnya atau Rp 4 T menggunakan LQ-45 dan IDX-30 sebagai acuan. Bagi reksa dana yang menggunakan acuan indeks saham yang lain, umumnya sebagian saham yang menjadi anggota di IDX-30 dan LQ-45 juga menjadi anggota di indeks lain.

Berdasarkan hitungan sederhana di atas, berarti ada sekitar Rp 9,7 triliun reksa dana indeks dan ETF yang mengacu pada LQ-45 dan IDX-30.

Jika pada evaluasi mayor terdapat saham baru masuk dengan bobot misalkan 1 persen, maka otomatis saham tersebut akan dibeli oleh reksa dana indeks senilai Rp 97 miliar +/- 20 persen (Rp 9,7 triliun x 1 persen).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X