OJK Ungkap Alasan Suspensi 24 Reksa Dana PT Kresna Asset Management

Kompas.com - 10/08/2020, 17:10 WIB
Dewan Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen di Jakarta, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADewan Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini melakukan penghentian perdagangan sementara atau suspensi terhadap sedikitnya 24 produk reksa dana PT Kresna Asset Management dalam rangka supervisory action.

Supervisory action yang dimaksud adalah OJK melakukan tindakan berupa pengawasan terkait dengan dugaan pelanggaran, dengan memberlakukan pembatasan kegiatan bagi perusahaan manajer investasi ataupun bank kustodian.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Hoesen menyebutkan, suspensi yang dilakukan merupakan sebagian tindakan OJK terkait aspek market conduct atau penyelesaian sengketa (penanganan pengaduan) pada industri pasar modal.

Baca juga: Berapa Porsi Portofolio Investasi Reksa Dana yang Tepat Saat New Normal?

Reksa dana Kresna, saat ini sedang kita tangani intinya. Ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan yang dilakukan OJK terkait dengan aspek-aspek di dalam market conduct,” kata Hosen dalam virtual konferensi, Senin (10/8/2020).

Namun, Hoesen enggan menjelaskan lebih detail terkait tindakan yang dilakukan tersebut. Ia memastikan, apa yang dilakukan OJK saat ini bertujuan untuk mendalami dan memeriksa apa yang terjadi sebenarnya pada reksa dana Kresna.

“Ini belum bisa di-sharing, 24 reksa dana itu terkait dengan supervisory action akan kita lakukan, sehingga bisa memperdalam isu-isu atau pemeriksaan terkait reksa dana Kresna ini,” tegas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi 24 reksa dana dari PT Kresna Asset Manajemen yang mengalami suspensi antara lain reksa dana Saham Kresna Prima, MR Bond Kresna, Bond BUMN Kresna, MRS Bond Kresna, MS Bond Kresna, Kresna Olympus, Prestasi Alokasi Portofolio, Kresna IDX30 Tracker, Indeks Kresna IDX30, Kresna Indeks 45, MRS Cash Kresna dan Kresna Flexima.

Kemudian, reksa dana MRS Flex Kresna, Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 1, Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 2, Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 3, Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 5, Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 6.

Lainnya adalah Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 1, Terproteksi Kresna Proteksi Gilang Seri 1, Terproteksi Kresna Proteksi Gilang Seri 2, Terproteksi Kresna Proteksi Gemilang, Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 2 dan Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 3.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Whats New
[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas 'Words Bubble Up Like Soda Pop' | 'Rurouni Kenshin: The Beginning' Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel 'Venom' Dirilis

[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas "Words Bubble Up Like Soda Pop" | "Rurouni Kenshin: The Beginning" Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel "Venom" Dirilis

Rilis
BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X