KILAS

Kementan Terus Tambah Jumlah Alokasi Pupuk Bersubsidi

Kompas.com - 07/10/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi pupuk KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi pupuk

KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menambah jumlah alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2020. Awalnya, alokasi pupuk bersubsidi yang disiapkan hanya sebanyak 7.949.303 ton.

Kemudian, Kementan mengajukan usulan tambahan sebanyak kurang lebih 1 juta ton, atau senilai Rp 3,1 triliun. Usulan tersebut pun berhasil disetujui.

“Secara volume, alokasi pupuk subsidi 2020 menjadi sebanyak 8,9 juta ton atau senilai Rp 29,7 triliun,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Namun tak berhenti di sana, Kementan kembali mengajukan usulan alokasi pupuk bersubsidi tambahan sekitar 1 juta ton untuk memenuhi kebutuhan.

Baca juga: Pupuk Subsidi Langka, BUMN Pupuk Dapat Suntikan Rp 3,1 Triliun

“Kami sudah mulai proses dan alhamdulillah pada Jumat (29/9/2020), sudah terbit Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) baru, sehingga jumlah keseluruhan anggaran subsidi pupuk menjadi Rp 29,7 triliun,” kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhy, saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR via daring, Senin (5/10/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sarwo menambahkan, penetapan alokasi pupuk bersubsidi per provinsi didasarkan pada beberapa hal. antara lain rata-rata realisasi penyaluran selama lima tahun terakhir, serta data sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) 2020.

Lalu, dilihat pula status hara fosfor (P) dan kalium (K) hasil kajian Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian, yang menunjukkan bahwa status hara P dan K di lahan sawah berada antara sedang dan tinggi.

Dengan demikian, ke depannya kemungkinan pupuk jenis SP-36 dan ZA akan dikurangi dan dialihkan ke pupuk jenis urea dan NPK.

Baca juga: Pupuk Indonesia Segera Salurkan Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi

“Kami juga mengacu pada usulan dari daerah. Jadi meskipun daerah membutuhkan tapi tidak mengusulkan, tidak diberi alokasi tambahan,” tambah Sarwo.

Penambahan anggaran itu pun memengaruhi posisi realiasi persentase penyaluran pupuk subsidi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.