Merger, Lebih Baik Beli atau Jual Saham BRI Syariah?

Kompas.com - 14/10/2020, 12:40 WIB
Logo BRI Syariah KOMPAS.com/JOSEPHUS PRIMUSLogo BRI Syariah

 

"Hanya saja perlu diperhatikan karena kenaikan harga saham yang signifikan juga tidak sehat," ungkap dia.

Menurut Chris, pelaku pasar bisa memanfaatkan momentum jangka pendek dengan adanya merger bank syariah BUMN ini.

Okie merekomendasikan investor untuk hold BRIS dengan target harga Rp 1.180 per saham.

"Karena kenaikan dari BRIS ini sudah cukup signifikan, sehingga rekomendasi buy kami revisi menjadi hold," ujar dia.

Baca juga: Rencana di Balik Penggabungan Bank Syariah Pelat Merah

Meskipun masih ada potensi kenaikan, Okie mengimbau investor untuk berhati-hati seiring adanya potensi aksi ambil keuntungan karena ekspektasi pelaku pasar yang cukup tinggi.

Chris menambahkan, BRIS cukup menarik dengan nilai buku yang masih cukup murah dibanding dengan bank syariah yang sudah tercatat di BEI, yakni PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS). Chris merekomendasikan buy BRIS dengan harga Rp 1.400 per saham.

Ia juga merekomendasikan buy BTPS dengan target harga Rp 4.000 per saham. Sementara target harga Okie untuk BTPS adalah Rp 4.500. Menurut Okie, prospek BTPS juga tergolong menarik seiring dengan potensi perkembangan bank syariah di Indonesia. (Nur Qolbi)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: BRI Syariah (BRIS) merger, enaknya buy atau sell saham BRIS, ya?

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X