Hotman Ungkap Aliran Duit dari Rekening Winda ke Ayahnya via Asuransi Prudential

Kompas.com - 15/11/2020, 15:06 WIB
Pengacara yang juga pembawa acara Hotman Paris Hutapea saat  di Peluncuran Trailer film Aib #Cyberbully, di Plaza Senayan, Senin (2/7/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Pengacara yang juga pembawa acara Hotman Paris Hutapea saat di Peluncuran Trailer film Aib #Cyberbully, di Plaza Senayan, Senin (2/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelidikan kasus raibnya uang simpanan milik atlet eSport Winda Lunardi alias Winda Earl terus bergulir. Kuasa hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Hotman Paris, mengungkapkan ada sejumlah kejanggalan dalam kasus tersebut.

Kata Hotman, salah satu keanehan dalam kasus tersebut adalah adanya aliran dana dari pelaku yang merupakan oknum Kepala Cabang Maybank Cipulir ke rekening pribadi ayah korban, Herman Lunardi.

Namun setelah diselidiki, aliran dana tersebut tak langsung masuk ke rekening Herman Lunardi. Namun sebelumnya dipakai untuk membeli polis asuransi di PT Prudential Life Assurance.

"Bukti yang paling mengejutkan adalah dari rekening ini (Winda) ada Rp 6 miliar uang ditransfer pimpinan cabang ke rekening asuransi Prudential," beber Hotman di acara Prime Talk di Metro TV seperti dikutip pada Minggu (15/11/2020).

Baca juga: OJK Jamin Duit Tabungan Winda Akan Diganti Maybank asalkan...

"Katanya (oknum kacab) untuk buka asuransi, bayar premi atas nama Winda. Tapi dua bulan kemudian polis asuransi tersebut di-cancel dan uang kemudian mengalir Rp 4 miliar dari Bank Permata masuk ke rekening Lunardi (ayah korban)," kata Hotman lagi.

Ia melanjutkan, pihaknya tidak menuduh transaksi tersebut dilakukan atas sepengetahuan korban. Namun itu jadi temuan kejanggalan dalam kasus raibnya duit yang diklaim Winda Earl.

Hotman yang telah beberapa kali menangani kasus hukum di perbankan tersebut menilai masalah tersebut tak serta merta murni pembobolan rekening.

"Anda tak boleh men-judge sekarang. Karena ini hanya bicara keganjilan. Tapi kalau seorang bicara membobol uang, dia (pelaku) tidak mungkin dong buka polis asuransi atas nama orang yang dibobol rekeningnya," tegas Hotman.

Baca juga: Hotman Soal Ganti Rugi Duit Winda di Maybank: Apakah Anda Sinterklas?

"Kalau saya curi (uang nasabah), masa saya buka (polis asuransi) atas namamu (korban), ini jadi pertanyaan. Perlu penyidik dalami apakah pemilik rekening mengetahui uang ini dibisniskan sama pimpinan cabang," ujar Hotman.

Diungkapkan Hotman, transaksi ini semakin janggal setelah polis asuransi Prudential yang dibeli pelaku kemudian dicairkan dan uangnya mengalir ke rekening pribadi ayah korban.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X