Semangati Wisudawan Online, Sri Mulyani: Kita Selalu Punya Pilihan...

Kompas.com - 22/11/2020, 08:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenang masa-masa wisudanya pada program sarjana dan doktor yang dianggap tak sempurna.

Pengalaman wanita yang akrab disapa Ani ini hampir sama dengan wisuda saat masa pandemi Covid-19, yakni membuat banyak wisudawan kecewa karena harus wisuda secara online.

Padahal, momen wisuda menjadi puncak bahagia bagi mahasiswa dan orang tua maupun keseluruhan keluarga.

"Akibat pandemi Covid-19, semua sekolah dan perguruan tinggi harus melakukan upacara wisuda secara daring. Momen wisuda menjadi kurang sempurna akibat Covid-19," sebut Sri Mulyani dikutip dalam akun Facebooknya, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Ini Penjelasan Sri Mulyani Soal Perubahan Aturan Perpajakan dalam UU Cipta Kerja

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun berbagi pengalamannya saat masa wisuda. Pada Agustus 1986 silam saat dia wisuda Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, orang tuanya tidak dapat hadir.

Tentu ada perasaan kecewa mengingat momen wisuda merupakan momen yang ditunggu-tunggu.

"Orang tua saya tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Tentu membuat kebahagiaan wisuda menjadi tidak sempurna. Meski saya beruntung dapat berfoto bersama Menteri Pendidikan Fuad Hasan waktu itu," kenang Ani.

Kemudian saat menyelesaikan program doktoral di University of Illinois, Urbana Champaign Amerika Serikat, orang tua sang bendahara negara pun kembali tak hadir. Sebab, ada keterbatasan biaya untuk menghadiri wisuda Ani.

Beruntung, suami dan anaknya bisa hadir dalam wisuda waktu itu.

Ani kemudian mengungkap, hidup memang tak selalu berjalan mulus. Banyak dari kita tidak mendapat apa yang kita inginkan.

"Namun kita selalu punya pilihan. Mau larut kecewa dan terus tidak mampu bersyukur. Atau tetap positif dan bersyukur, dan terus menjalankan hidup dengan ikhlas dan sabar," pungkasnya.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Covid-19 Tak Menjadi Penghalang RI Jadi Negara Maju

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.