Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Kompas.com - 25/11/2020, 20:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, di masa pandemi, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus mulai memasarkan produknya secara hybrid, yaitu melalui offline dan online.

Dengan demikian, penjualan produk pun bisa terus berjalan dan pada akhirnya kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional akan tetap terjaga.

Ia menjelaskan, masa pandemi membuat terjadi banyak pergeseran adaptasi kebiasaan baru.

Baca juga: Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Termasuk pergeseran pola konsumsi masyarakat yang banyak beralih ke belanja secara online.

"Dengan segala perubahan yang terjadi, UMKM diharapkan mampu menggeser tren penjualannya secara hybrid agar dapat menjaga kontribusinya terhadap total PDB sebesar 60 persen, ekspor nasional sebesar 14 persen, dan penyerapan 96 persen tenaga kerja dari 133 juta angkatan kerja,” ujar Agus dalam pembukaan Bazar Produk Eksotik Nasional 2020, Rabu (25/11/2020).

Menurut Agus, pemerintah selalu mendukung sektor UMKM dengan berbagai kebijakan serta kegiatan, seperti dengan meluncurkan program Bangga Buatan Indonesia (BBI) sejak 14 Mei 2020 lalu.

Selain itu, dilakukan berbagai kegiatan untuk mempromosikan produk-produk UMKM secara online melalui Virtual Expo Pernak-Pernik Unik. 

Sementara pemasaran offline bisa melalui pameran (in store promotion) yang dilaksanakan di beberapa pusat perbelanjaan.

Di samping itu, Agus juga mengharapkan peran pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk terus membantu pemerintah menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Pengusaha ritel juga diminta turut membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan usahanya melalui program kemitraan dan program lainnya, serta membantu dalam hal peningkatan penjualan barang produksi dalam negeri.

Baca juga: Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Ia mengatakan, kegiatan-kegiatan promosi secara offline dan online tentu sangat dibutuhkan bagi pelaku UMKM, sehingga diharapkan pengusaha ritel bisa mendukung kebutuhan tersebut.

Kegiatan itu juga diharapkan mampu memberi motivasi, inspirasi, edukasi, dan masukan kepada pelaku usaha untuk tetap berpromosi dan bangkit menghadapi masa-masa sulit selama pandemi Covid-19 ini.

“Semoga kegiatan promosi seperti ini dapat menjadi ajang untuk menambah akses pasar, meningkatkan kreativitas dan inovasi, serta menjadi ajang untuk turut serta menjaga stabilitas pertumbuhan konsumsi nasional di tengah pandemi Covid-19,” pungkas Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.