Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Kompas.com - 25/11/2020, 21:33 WIB
Ilustrasi kosmetik SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIOIlustrasi kosmetik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah menggeser pola belanja dari offline menjadi online. Hal ini nampak dari meningkatnya transaksi online produk kosmetik sebesar 80 persen sepanjang pandemi.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Gati Wibawaningsih mengatakan, social distancing menyebabkan konsumen menjadi lebih banyak waktu di rumah, sehingga lebih banyak waktu merawat kulit, badan, dan rambut.

"Akibatnya belanja permintaan untuk perawatan di rumah semakin meningkat menggantikan kebutuhan salon dan spa," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Sebanyak 351 UMKM Ikut Festival Belanja Online

Hal tersebut menjadi peluang bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) di tengah kondisi pandemi.

Untuk memenuhi permintaan konsumen yang melonjak tersebut, Kemenperin mendorong agar pelaku industri kecil menengah (IKM)kosmetik terus meningkatkan produktivitasnya karena akan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Untuk itu, kami juga meminta kepada mereka bisa berinovasi dalam menciptakan produk dan menjalankan bisnisnya,” ungkap Gati.

Salah satu upaya yang dilakukan Kemenperin, lanjutnya, dengan menyelenggarakan Virtual Expo IKM Kosmetik 2020 yang diikuti oleh 35 pelaku usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi IKM kosmetik, spa, dan produk spa untuk memperluas akses pasar. Selain itu, untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk kosmetik dalam negeri.

"Juga meningkatkan kapasitas bisnis dan meningkatkan awareness IKM terhadap produk kosmetik lokal yang aman dan terjangkau,” kata dia.

Pada gelaran tersebut dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya temu bisnis yang dilaksanakan dengan tujuan mendorong kemitraan antara produsen bahan baku dan IKM kosmetik untuk mengurangi impor bahan baku.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.