KILAS

Potensi Startup Indonesia Besar, MDI Ventures dan Finch Capital Luncurkan Arise Fund

Kompas.com - 27/11/2020, 08:29 WIB
General Partner Arise dari MDI Ventures Aldi Adrian Hartanto (kedua dari kanan) saat melakukan signing ceremony peluncuran Arise Fund disaksikan perwakilan dari Finch Capital Hans De Back (kedua dari kiri), Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia Ardi Stoios-Braken (paling kanan) dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kiri) di Jakarta, Kamis (26/11). Arise Fund adalah sebuah badan investasi dengan fokus pendanaan tahap awal bagi startup teknologi Indonesia yang merupakan kolaborasi antara MDI Ventures milik Telkom bersama dengan Finch Capital. DOK. Humas TelkomGeneral Partner Arise dari MDI Ventures Aldi Adrian Hartanto (kedua dari kanan) saat melakukan signing ceremony peluncuran Arise Fund disaksikan perwakilan dari Finch Capital Hans De Back (kedua dari kiri), Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia Ardi Stoios-Braken (paling kanan) dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kiri) di Jakarta, Kamis (26/11). Arise Fund adalah sebuah badan investasi dengan fokus pendanaan tahap awal bagi startup teknologi Indonesia yang merupakan kolaborasi antara MDI Ventures milik Telkom bersama dengan Finch Capital.

KOMPAS.com – Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah mengatakan, Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki potensi yang besar untuk startup.

Untuk itu, perusahaan modal ventura milik Telkom, MDI Ventures, melihat dan memahami potensi tersebut dengan berkolaborasi bersama global partner Finch Capital di bidang investasi tematik,

Kolaborasi itu pun menghasilkan beberapa kesempatan, Pertama, MDI Venture dan Finch Capital pada tahap awal fokus menggarap teknologi keuangan.

Kedua sepakat mendorong investasi untuk pengembangan startup dengan meluncurkan Arise Fund, yaitu badan investasi dengan fokus pendanaan tahap awal bagi startup teknologi Indonesia.

“Ini merupakan wujud komitmen TelkomGroup untuk menciptakan ekosistem teknologi digital yang sehat dan terus berkembang, demi memperkuat ekonomi digital Indonesia serta membangun sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang modern,” ujarnya.

Baca juga: Gandeng Telkom, BTN Bagi-bagi Internet Gratis di 30 Desa Jawa Barat

Dia mengatakan itu dalam peluncuran Arise Fund yang ditandai dengan signing ceremony antara General Partner Arise yakni Aldi Adrian Hartanto dari MDI dan Hans De Back dari Finch Capital, di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Turut menyaksikan peluncuran ini Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia Ardi Stoios-Braken, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya, dan Chief Executive Officer MDI Ventures Donald Wihardja.

“Kehadiran Arise Fund ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital di Indonesia sehingga mampu mendorong Indonesia untuk maju menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara di tahun 2025 nanti,” tutur Ririek.

Sementara itu, Ardi mengatakan, Arise Fund secara langsung membantu dalam mencocokkan produk startup terhadap pasar, sehingga memudahkan mereka untuk menemukan strategi masuk pasar yang paling efektif.

Baca juga: Maknai 25 Tahun IPO, Telkom Selenggarakan Dua Program CSR

Arise Fund juga memiliki beragam pedoman untuk memfasilitasi proses ini. Pedoman ini  dapat diterapkan dan disesuaikan dengan berbagai ekosistem teknologi yang berbeda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Whats New
Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Rilis
Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Sebut Gernas BBI dan Penanganan Covid-19 Baik, Luhut: Itu karena Leadership Presiden yang Kuat

Whats New
Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

Whats New
IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Dua Tahun Eksis, Ajaib Gandeng Lebih dari 1 Juta Investor Saham

Rilis
Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Saling Bantah Pejabat Kemendag Vs Kementan soal Stok Jagung

Whats New
Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Dana Simpanan Dijamin, LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Nabung di Bank Digital

Whats New
Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Gelar RUPSLB, Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA

Whats New
Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Agustus 2021, Defisit APBN Tembus Rp 383,2 Triliun

Whats New
Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Whats New
Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Tren Penurunan Harga Bitcoin Dinilai Masih dalam Batas Wajar

Whats New
Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Sri Mulyani Waspadai Dampak Evergrande karena Bisa Pengaruhi Ekspor RI

Whats New
Mendag Pertanyakan Klaim Data Kementan soal Stok Jagung 2,3 Juta Ton

Mendag Pertanyakan Klaim Data Kementan soal Stok Jagung 2,3 Juta Ton

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.