Ahok: Mungkin Beberapa Kilang Pertamina Akan Ditutup...

Kompas.com - 02/12/2020, 21:40 WIB
PT Pertamina (Persero) melakukan launching New Pertamina Clean serta penyerahan piagam dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama ke Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dengan protokol Covid 19 di Lantai Mezzanine, Ruang Executive Lounge, Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Senin, (10/8/2020). (DOK. PT PERTAMINA (PERSERO)) PT Pertamina (Persero) melakukan launching New Pertamina Clean serta penyerahan piagam dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama ke Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dengan protokol Covid 19 di Lantai Mezzanine, Ruang Executive Lounge, Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Senin, (10/8/2020). (DOK. PT PERTAMINA (PERSERO))

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, perusahaan minyak pelat merah itu bakal  menutup sejumlah kilang miliknya.  Pasalnya kilang tersebut dinilai tidak efisien,  sekaligus sebagai upaya mendorong integrasi kilang minyak dengan produk petrokimia.

Dia mengungkapkan, saat ini tercatat ada 6 kilang yang dioperasikan Pertamina.

"Mungkin beberapa akan ditutup karena sangat tidak efisien. Oleh karena butuh yang baru sebagai kilang terintegrasi," kata Ahok dalam 2020 International Convention On Indonesian Upstream Oil & Gas yang diselenggarakan virtual, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Andai Jadi RI-1, Apa yang Mau Dilakukan Ahok?

Menurut Ahok, dua lokasi yang kini diproyeksikan akan dikembangkan sebagai kilang terintegrasi petrokimia yakni Kilang Tuban dan Kilang Balongan.

Ahok menyebutkan, dalam mendorong integrasi ini, Pertamina juga membuka opsi untuk kerja sama dengan para calon investor.

Menurut dia, para investor dapat berinvestasi pada kompleks kilang petrokimia.

Demi langkah tersebut, Ahok bahkan memastikan Pertamina siap untuk menjadi partner pemegang saham minoritas.

Baca juga: Ini Ciri SPBU Pertamina yang Menjual BBM Pertalite Seharga Premium

"Investor bisa bawa crude oil-nya ke Indonesia, menjadi supplier dan Pertamina jamin beli dengan harga pasar," kata Ahok.

Kendati demikian, Ahok belum mau merinci kilang mana saja yang berpotensi akan ditutup.

Sejauh ini, Pertamina memiliki rencana pengembangan kapasitas 4 kilang dan pembangunan satu kilang baru. Dengan penambahan ini maka kapasitas pengolahan kilang akan meningkat menjadi sebesar 1,8 juta bph. (Filemon Agung)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Ahok bicara soal kilang Pertamina, apa katanya?

 



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X