Vaksin Covid Datang, Bos Bio Farma Optimistis Ekonomi RI Tahun Depan Lebih Baik

Kompas.com - 09/12/2020, 15:39 WIB
Petugas menurunkan kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOPetugas menurunkan kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Datangnya vaksin Sinovac dari China diharapkan bisa memberi penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021.

Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir mengatakan salah satu indikatornya adalah respons positif dari pasar modal.

"Saya yakin pasti akan lebih baik dibandingkan 2020. Jadi saya yakin, vaksin yang menjadi game changer ini akan berefek signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar dia dalam konfrensi pers virtual, Rabu (9/12/2020).

Baca juga: Ini Alasan RI Pilih Calon Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Dengan demikian, ada angin segar terhadap pelaku pasar modal yang akan berefek terhadap perekonomian Tanah Air pada tahun depan.

"Sebagai indikasi awal saja, ketika vaksin 1,2 juta datang di Indonesia, besoknya kan bursa langsung hijau. Artinya, investor melihat vaksin ini akan jadi game changer," katanya.

Namun yang terpenting bagi Bio Farma menurut Basyir adalah pasokan dari vaksin covid harus tersedia sesuai target. Selanjutnya, memulai tahap pelaksanaan vaksin sesuai rencana pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang effort kami adalah bagaimana suplainya cepat kita pastikan dalam jumlah yang signifikan, melakukan program vaksinasi dengan pemerintah. Terbentuk program imunity sehingga ekonomi bisa berherak kembali," ucapnya.

Baca juga: Ini Alasan RI Pilih Calon Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Sebelumnya, kalangan dunia usaha menyambut positif kedatangan vaksin virus corona di Indonesia.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, selama hampir setahun jadi masa yang sangat sulit bagi dunia usaha setelah datangnya pandemi Covid-19.

Dalam kondisi sulit, pengusaha terpaksa melakukan banyak PHK. Ia berharap, program vaksinasi nasional bisa segera membuat ekonomi pulih kembali. Selama ini, dunia usaha masih was-was karena adanya ketidakpastian kapan masa sulit ini berlalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.