Kompas.com - 11/12/2020, 17:51 WIB
Ilustrasi perlindungan data pribadi ShutterstockIlustrasi perlindungan data pribadi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus kebocoran data pribadi dari platform teknologi finansial (tekfin/fintech) belakangan marak terjadi. Teranyar, data pribadi diperjualbelikan di forum gelap (darkweb).

Dari laporan perusahaan keamanan siber, Kaspersky, ada penawaran aktif data pribadi di 10 forum gelap internasional. Hasil penelusuran ditemukan harga data pribadi dibanderol mulai 50 sen atau Rp 7.000 per individu.

Chairman Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC (Communication and Information System Security Research Center), Pratama Persadha mengatakan, penjualan data pribadi sangat berbahaya dan bisa digunakan untuk kejahatan perbankan.

Sebab, data yang disilangkan dan digabungkan dari masing-masing situs akan menjadi informasi yang sangat lengkap untuk digunakan kriminal sebagai data dasar untuk melakukan kejahatan.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Digital Tingkatkan Risiko Kebocoran Data Pribadi

"Di tangan orang yang paham akan kegunaan dari tiap data yang didapatkan akan menimbulkan kerugian yang besar. contohnya seperti digunakan untuk skema phising, pemerasan, penipuan, bahkan doxing," kata Pratama kepada Kompas.com, Jumat (11/12/2020).

Pratama menuturkan, dengan semakin tingginya ketergantungan pada dunia digital, semakin sulit masyarakat melindungi data pribadinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi saat ini di Indonesia belum ada UU yang melindungi data masyarakat baik online maupun offline. Oleh karena itu, keberadaan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) menjadi krusial dan ditunggu kehadirannya.

Dengan UU PDP, para Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik (PTSE) baik swasta maupun milik negara dipaksa untuk mengamankan dengan maksimal sistem dan data yang mereka kelola.

"Jika alpa, ancaman tuntutan pengadilan ada di depan mata, hal itu idealnya diwujudkan dalam pasal-pasal UU PDP nantinya," sebutnya.

Baca juga: Bertahan Hadapi Pandemi, Haus! Fokus Penjualan Secara Online

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
WORK SMART
Politik Kantor
Politik Kantor
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.