Fintech Syariah Jadi Kunci Pengembangan Ekonomi Syariah

Kompas.com - 16/12/2020, 14:09 WIB
Ilustrasi fintech. ShutterstockIlustrasi fintech.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) memproyeksikan, kehadiran financial technology atau fintech syariah dapat menjadi kunci strategis dalam rencana pengembangan ekonomi syariah nasional. Fintech syariah disebut memiliki dua peranan kunci dalam ekosistem industri halal.

Direktur Bisnis dan Kewirausahaan KNEKS, Putu Rahwidhiyasa mengatakan, peran utama yang akan diambil oleh fintech syariah, ialah membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mendapatkan pembiayaan atau pendanaan.

"Kedua, tentunya diperlukan perkuatan perusahaan startup yang dapat memperkuat rantai industri halal," katanya dalam diskusi virtual, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Sri Mulyani Soroti Persaingan di Dunia Fintech: Banyak yang Tumbuh Besar Kemudian Diakuisisi

Lebih lanjut Putu menjelaskan, kedua hal tersebut sejalan dengan arahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, yang menginginkan terciptanya ekonomi syariah berbasis infrastruktur teknologi, sehingga mampu menciptakan inklusi keuangan.

Oleh karenanya, KNEKS akan melakukan berbagai upaya untuk merealisasikan visi tersebut.

Upaya pertama ialah mendorong sekaligus mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menciptkan ekosistem fintech yang terpercaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua, KNEKS mendorong pelaku syariah mempercepat lembaga pelayanan," ujar Putu.

Terakhir, KNEKS akan menjembatani komunikasi antara stake holders terkait industri halal. Dengan adanya komunikasi, Putu meyakini para pelaku industri halal dapat bertukar pikiran mengembangkan industri tersebut.

Pakar Ekonomi Syariah, Adiwarman Karim, menilai, kehadiran fintech akan menjadi peluang tersendiri bagi pelaku usaha industri halal, khususnya dalam hal pembiayaan usaha.

Dengan terciptanya inklusi keuangan, pelaku usaha industri halal tidak perlu khawatir lagi untuk mendapatkan pembiayaan untuk pengembangan usahanya.

"Dengan adanya kemajuan platform digital, maka orang yang sulit masuk ke bisnis menjadi lebih mudah," ucapnya.

Baca juga: Penerapan e-KYC Dinilai Bisa Bikin Industri Fintech Hemat



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X