Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Kompas.com - 19/01/2021, 18:09 WIB
Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock) Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.com - General Manager Carsome Indonesia Delly Nugraha mengatakan, bulan April-September 2021 adalah bulan yang dipilih oleh masyarakat untuk menjual mobilnya.

Hal itu berdasar survei yang dilakukan Carsome kepada 1.005 responden di Indonesia,

Dia menyebutkan, lebih banyak konsumen Indonesia yang lebih memilih menjual mobil di kuartal II/2021 daripada di kuartal I/2021 atau di kuartal III/2021, dengan jumlah persentase sebanyak 29 persen konsumen.

"Kami melihat hanya ada 27 persen masyarakat yang mengaku tertarik dan memilih menjual mobilnya pada kuartal I/2021, lalu pada kuartal III/2021 hanya ada 18 persen responden. Sementara yang paling banyak itu pada kuartal II/2021 atau pada kurun waktu bulan April-September 2021 dengan jumlah persentase sebanyak 29 persen," ujarnya dalam jumpa pers pers virtual Carsome Consumer Survei, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Survei Carsome: Konsumen Indonesia Mau Beli Mobil pada Kuartal II/2021

Sementara itu untuk transaksi membeli mobil selama 2021, Delly menjelaskan, konsumen Indonesia lebih memilih kuartal II/2021 sebagai waktu yang tepat untuk membeli mobil.

Dia pun membeberkan ada beberapa alasan mengapa kuartal II/2021 adalah waktu yang tepat bagi konsumen di Indonesia untuk membeli mobil.

Alasan pertama adalah karena konsumen Indonesia mengaku lebih percaya diri dengan daya beli yang dimiliki.

Lalu alasan kedua adalah karena konsumen merasa lebih percaya diri karena telah memiliki anggaran yang cukup dan telah nyakin memiliki pendapatan yang lebih stabil.

"Mereka memiliki purchasing power yang cukup besar karena mereka merasa punya power untuk membeli. Otomatis mereka punya anggaran dan mau mengalokasikan anggarannya untuk membeli mobil," jelasnya.

Sementara itu, disebutkan Delly, pada kuartal I/2021 atau pada bulan Januari-Maret 2021, konsumen yang berencana membeli mobil cukup rendah.

Hal ini dikarenakan masyarakat masih belum nyakin akan pendapatannya selama periode ini.

"Kami melihat hanya 21 persen yang mengaku berencana untuk membeli mobil di kuartal I/2021 ini dan lebih percaya diri untuk membeli mobil ketika kuartal II/2021 nanti," ucap Delly.

Baca juga: Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X