Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Resiliensi Bisnis: Pemikiran Desain Menuju Berkelanjutan

Kompas.com - 05/02/2021, 17:30 WIB
Ilustrasi Industri 4.0 SHUTTERSTOCKIlustrasi Industri 4.0

Pada konsep awal, pemikiran desain mencakup semua inovasi produk namun sekarang ini aplikasinya pun semakin luas dalam berbagai lingkup desain, manajemen, rekayasa, bisnis, kemanusiaan dan bidang lainnya.

Baca juga: Kapan Ekonomi Indonesia Kembali Positif? Ini Proyeksi Pemerintah

Beberapa peneliti mendemonstrasikan bahwa pemikiran desain menggunakan pendekatan yang berbeda, yakni penalaran abduktif dalam menciptakan nilai dengan bertanya "bagaimana jika", dibandingkan teknik pengambilan keputusan umum yang mengedepankan pemikiran analitis (yaitu deduktif dan induktif) yang menghasilkan sesuatu yang dapat diprediksi (Martin, 2009; Fischer, 2015).

Model pemikiran desain menggabungkan ketiga unsur, yaitu Human-Business-Technology (HBT) di mana kelayakan bisnis, kelayakan teknis, dan kebutuhan manusia, menjadi satu kesatuan yang utuh dan harmonis.

Banyak peneliti mengemukakan bahwa proyek atau inovasi berbasis "pemikiran desain" biasanya dimulai dengan fase eksplorasi pada situasi kehidupan nyata yang berfungsi untuk memahami masalah dan konteks yang diberikan, untuk mengamati pengguna dan menentukan kerangka masalah yang memadai.

Selama fase ideation, partisipan menstimuli dan menghasilkan berbagai ide yang dapat memecahkan masalah pengguna. Kemudian pada fase eksperimen, ide yang paling menjanjikan dipilih, dibuat prototipe, dan diuji calon pengguna sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

Setelah setiap iterasi, ide-ide diadaptasi sesuai dengan umpan balik pengguna dan diulangi hingga solusi optimal, namun layak dan berkelanjutan ditemukan (Beckman dan Barry, 2007; Brown, 2008, 2009; Liedtka, 2015; Zheng, 2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beverland dkk (2015) mengemukakan fokus utama "pemikiran desain" menawarkan solusi yang lebih humanistik terletak pada pemahaman yang komprehensif dari masalah tertentu dimana berbagai kemungkinan solusi dibuat dan kemudian diuji dengan calon pengguna dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

Bahkan, pemikiran desain disinyalir dapat memfasilitasi penciptaan dan berbagi pengetahuan baru dan kemungkinan yang sebelumnya tak terbayangkan (Kolko, 2015; Michlewski, 2008).

Akan tetapi, ironisnya hal tersebut cenderung mendorong konsumerisme, dan selama kita mempertahankan keyakinan bahwa solusi apa pun layak dibuat selama memenuhi kebutuhan manusia, bisnis, dan teknologi, kita tidak akan pernah melepaskan diri dari kekuatan merusak.

Baca juga: Studi: Saat Pandemi, Masyarakat Lebih Senang Belanja Produk Lokal dan Online

Alih-alih kita bertanya pada diri sendiri terlebih dahulu. Apakah itu menyelesaikan kebutuhan manusia? Apakah layak untuk dibangun? Apakah ini memberikan kontribusi positif bagi keberadaan manusia dan lingkungannya di masa depan? Jika tidak, sebaiknya tidak dirancang.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Rilis
Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Whats New
Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Whats New
Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

BrandzView
Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

BrandzView
Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Whats New
Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Rilis
Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Spend Smart
Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Whats New
FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

Rilis
LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

Whats New
Tabrakan LRT Jabodebek, Kemenhub: Soal Kecelakaan Tanya ke INKA

Tabrakan LRT Jabodebek, Kemenhub: Soal Kecelakaan Tanya ke INKA

Whats New
Capaian Vaksin Rendah, 4 Provinsi Ini Jadi Sorotan Jokowi

Capaian Vaksin Rendah, 4 Provinsi Ini Jadi Sorotan Jokowi

Whats New
FinanSiap Diharapkan Tingkatkan Literasi Keuangan di Kalangan Anak Muda

FinanSiap Diharapkan Tingkatkan Literasi Keuangan di Kalangan Anak Muda

Rilis
Kasus Covid-19 di 105 Kota dan Kabupaten Naik, Pemerintah Waspadai Gelombang Ketiga

Kasus Covid-19 di 105 Kota dan Kabupaten Naik, Pemerintah Waspadai Gelombang Ketiga

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.