Genjot Bauran EBT, Pertamina Perbanyak Penggunaan PLTS di Fasilitas Perseroan

Kompas.com - 25/02/2021, 16:25 WIB
Foto dirilis Rabu (29/5/2019), menunjukkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) seluas 41 meter x 40 meter terlihat dari atas di pondok pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wali Barokah. ANTARA FOTO/PRASETIA FAUZANIFoto dirilis Rabu (29/5/2019), menunjukkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) seluas 41 meter x 40 meter terlihat dari atas di pondok pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wali Barokah.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) dan Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) atau PT Pertamina Power Indonesia menandatangani pokok-pokok perjanjian dan kesepakatan bersama terkait penyediaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan Pertamina Group.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, penandatanganan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen perseroan mendukung pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT).

“Dan dalam hal ini Pertamina memulainya dari halaman sendiri,” kata Nicke dalam keterangan tertulis, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Biden Resmi Jadi Presiden AS, Momentum Percepatan Bauran EBT

Penyediaan PLTS ini akan mencakup kepada lokasi-lokasi operasi Pertamina Group yang tersebar dari hulu ke hilir, seperti lembaga penyalur, fasilitas operasi dan fasilitas pendukung usaha. 

Sementara itu, CEO Subholding PNRE Dannif Danusaputro mengatakan, dalam pelaksanaannya pihaknya akan bermitra dengan para pelaku usaha yang berskala global.

“Komitmen ini menjadi sebuah bukti kuatnya upaya Pertamina dalam menyongsong masa depan energi,” ujar Dannif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dannif menjelaskan, penyediaan PLTS di lingkungan Pertamina Group ini juga sejalan dengan aspirasi Direktorat Jenderal Energi Baru dan Terbarukan (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menjadikan pembangunan PLTS sebagai Program Prioritas untuk percepatan peningkatan energi bersih di wilayah Indonesia. 

Baca juga: Masih Jauh dari Target, Pemerintah Optimistis Bauran EBT 23 Persen Dapat Tercapai

Ia memaparkan, hingga saat ini Subholding PNRE telah memiliki portfolio energi bersih seperti PLTS di kawasan Badak LNG Bontang dengan kapasitas terpasang 4 MW, dan beberapa proyek PLTS yang sedang digarap.

“Di samping PLTS, terdapat juga Pembangkit Listrik Tenaga Biomass atau Biogas (PLTBg) yang sudah terpasang di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei 2,4 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan kapasitas terpasang sebanyak 672 MW,” ucap Dannif.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.