Japfa Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Senilai Rp 5 Triliun

Kompas.com - 17/03/2021, 13:24 WIB
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk berhasil merealisasikan ekspor produk JAPFA sebesar Rp 508,6 miliar sepanjang 2020 (Dok. JAPFA) PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk berhasil merealisasikan ekspor produk JAPFA sebesar Rp 508,6 miliar sepanjang 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), menerbitkan Senior Fixed Rate Sustainability-Linked Bond (SLB) sebesar 350 juta dollar AS atau Rp 5,04 triliun (Kurs Rp 14.400 per dollar AS).

Penerbitan SLB ini mendapatkan peringkat BB- dari Standard & Poor’s dan BB- oleh Fitch.

Koordinator Global Bersama dan Penasihat Penyusunan Obligasi terkait Keberlanjutan adalah Credit Suisse dan DBS Bank Ltd.

Baca juga: Apa Itu Obligasi: Definisi, Jenis, Cara Kerja, dan Contohnya

Penerbitan obligasi perusahaan agri food ini akan memiliki tingkat kupon 5,37 persen per tahun, selama 5 tahun dan akan jatuh tempo pada tahun 2026.

SLB ini dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX) dan merupakan obligasi pertama dalam mata uang dollar AS berwawasan lingkungan di industri agri-food, sekaligus pertama kalinya dari Asia Tenggara.

Tan Yong Nang, Direktur JAPFA, menyatakan SLB ini merupakan obligasi ketiga yang dikeluarkan JPFA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, selama ini obligasi yang dikeluarkan mendapat respon positif dari pelaku pasar keuangan global.

Hal ini, menurut dia, merupakan pengakuan akan metode keuangan yang kami lakukan dengan bijak dan berhati-hati.

Baca juga: Ekonomi Berangsur Pulih, Simak Prospek Saham, Obligasi, dan Kurs Rupiah

“Di tengah kodisi pandemi Covid-19, perseroan selalu menjaga keseimbangan dalam pengelolaan tingkat hutang dan pengeluaran biaya modal secara efisien, serta kemampuan kami untuk terus memberikan hasil usaha yang baik. SLB adalah katalis tambahan untuk mencapai target keberlanjutan kami dan kesempatan bagi investor dan stakeholder untuk bermitra dengan kami dalam rangka mendorong perubahan berkelanjutan,” kata Tan dalam siaran pers, Rabu (17/3/2021).

Tan mengatakan, hasil dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membayar kembali Obligasi senilai 250 juta dollar AS yang jatuh tempo pada tahun 2022, dan juga untuk keperluan operasional perusahaan, seperti belanja modal, modal kerja dan pembiayaan kembali hutang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.