BNI Optimistis Penyaluran Kredit Bisa Tembus 8 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 29/03/2021, 18:19 WIB
Logo BNI. Shutterstock/RafapressLogo BNI.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk optimistis kredit bisa tumbuh hingga 8 persen pada 2021.

Adapun berdasarkan rencana bisnis perseroan, target pertumbuhan kredit berada di rentang 6-7 persen tahun ini.

"Jadi proyeksi BNI di kisaran 6-7 persen, mungkin kalau baik kita bisa capai 8 persen," kata Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar dalam konferensi pers secara virtual, Senin (29/3/2021).

Royke menuturkan, perseroan bakal memanfaatkan berbagai insentif yang telah digulirkan pemerintah. Insentif yang dimaksud meliputi diskon PPnBM untuk kendaraan di bawah 1.500 cc dan 2.500 cc, DP 0 persen, serta kelonggaran LTV/FTV paling tinggi 100 persen.

Pihaknya optimistis pertumbuhan kredit akan menggeliat tahun ini, ditopang oleh vaksinasi masif yang terus dilakukan pemerintah sejak Januari 2021.

Baca juga: Pemegang Saham BNI Angkat Mantan Deputi BI Jadi Komisaris Independen

Vaksinasi kata Royke, membuat kepercayaan konsumen meningkat setidaknya pada kuartal II 2021, setelah sebelumnya membaik di kuartal III dan IV pada tahun 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sangat yakin mungkin di kuartal kedua dan seterusnya dengan adanya vaksinasi yg mulai berjalan, akan tumbuh kepercayaan dari masyarakat dan ekonomi bergulir," ucap Royke.

Di sisi lain, bank bersandi saham BBNI ini telah telah mengambil sejumlah langkah, strategi, dan kebijakan yang bertujuan untuk mempertahankan kinerja di tengah kondisi yang cukup sulit ini.

Adapun kebijakan strategis yang diambil, meningkatkan kualitas kredit melalui perbaikan manajemen risiko, meningkatkan digital capability dalam memenuhi kebutuhan nasabah, meningkatkan ekspansi bisnis secara berkelanjutan, serta meningkatkan CASA dan FBI melalui peningkatan transaksi.

Lalu, manajemen bakal mengoptimalisasi jaringan dan bisnis Internasional dengan memperkuat kerjasama partnership, maupun optimalisasi Kontribusi Perusahaan Anak.

"BNI akan memanfaatkan sehingga tahun ini tumbuh lebih baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, penyaluran kredit BNI tumbuh 5,3 persen pada tahun lalu menjadi Rp Rp 586,2 triliun. Penyaluran kredit di segmen korporasi meningkat 7,4 persen (yoy) menjadi Rp 309,7 triliun.

Sementara itu, kredit kepada segmen bisnis kecil tumbuh sebesar 12,3 persen (yoy) menjadi Rp 84,8 triliun, dan kredit konsumer masih tumbuh 4,7 persen (yoy) menjadi Rp 89,9 triliun.

Baca juga: Siap-siap, BNI Bagi Dividen Rp 820,1 Miliar Tahun Ini



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.