Investasi Bodong Marak Jelang Lebaran, Ini Daftar 26 Entitasnya

Kompas.com - 05/05/2021, 11:25 WIB
Ilustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK) DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan praktik investasi ilegal terus bermunculan meskipun Satgas Waspada Investasi (SWI) secara rutin telah melakukan pemblokiran atau penghentian operasional.

Sepanjang bulan April 2021, SWI kembali menemukan 26 kegiatan investasi tanpa izin yang berpotensi merugikan masyarakat.

"Penawaran investasi ilegal ini masih tetap muncul di masyarakat. Menjelang Lebaran dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan agar tidak menjadi korban,” kata Ketua SWI Tongam Lumban Tobing dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Pilih Investasi yang Pasti dengan Reksadana Pendapatan Tetap

Tongam mengatakan, pihaknya selalu berusaha mengingatkan masyarakat agar sebelum mencoba berinvestasi harus memahami legalitas atau izin dari perusahaan itu dan melihat logika dari penawaran keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan nilai yang wajar.

“Terlebih lagi menjelang Lebaran ini masyarakat mendapatkan THR sehingga diharapkan tidak menempatkan dana THR tersebut pada penawaran-penawaran investasi ilegal,” katanya.

Menurut Tongam, saat ini juga ada beberapa entitas yang mengaku bahwa perizinan atau legalitasnya clear and clean dari SWI OJK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami tegaskan bahwa Satgas Waspada Investasi tidak ada kaitannya dengan pengurusan perizinan atau legalitas kegiatan usaha. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak ikut kegiatan perusahaan yang membawa-bawa nama Satgas Waspada Investasi dalam pemasarannya,” tuturnya.

Baca juga: 5 Tips Investasi Emas untuk Investor Pemula

Dari 26 entitas investasi ilegal yang ditemukan pada April, di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut:

- 11 money game

- 3 investasi cryptocurrency tanpa izin

- 1 penyelenggara sistem pembayaran tanpa izin

- 2 penyelenggara pembiayaan tanpa izin

- 9 kegiatan lainnya

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku Besok, Hari Ini Terakhir Keluar Kota Tanpa SIKM

Adapun 26 entitas ilegal yang diblokir oleh SWI adalah sebagai berikut :

1. Lucky Best Coin (LBC)

2. GBHub Chain

3. Raja Coin

4. PT Trijaya Tirto Marto

5. PT Tanam Uang Indonesia

6. PT Medussa Multi Business Center

7. Kitabisa Saling Jaga Sesama (https://salingjaga.kitabisa.com/)

8. PT Pay Earn Indonesia (convertCASH)

9. Koperasi Tabung Haji Umroh

10. Creative Trading System

11. Auto Trade Gold 4.0

12. Investasi Titip Dana Amanah

13. Magnipay – h5.Magnipay.com

14. BWTRADE – PT Semut Hitam Nusantara

15. PT Bintang Maha Wijaya

16. Trader Sukses Indonesia

17. Trader King Pro

18. Batu Vulkanik

19. XBIT (Mining Crypto)

20. https://thelikey.org

21. PT Dana Oil Konsorsium

22. Investasi Saham NSI

23. ARA HUNTER P

24. HJ Invesment oleh grup telegram @angara_syahputra, @erik_chandra

25. Syndication Group of Investors and Invesment Banks

26. PT Saham Bibit Reksadana, PT Bibit Saham Reksadana, dan PT Bibit Tumbuh Bersama Reksadana

Update: Baca juga: Masuk Daftar 26 Investasi Ilegal, ini Klarifikasi ARA Hunter

 



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X