Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menhub Sebut Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Turun 90 Persen

Kompas.com - 11/05/2021, 18:54 WIB
Yohana Artha Uly,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, selama masa penerapan larangan mudik Lebaran yang sudah berlangsung sejak 6 Mei 2021, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta turun signifikan.

Hal itu berdasarkan tinjauan Menhub ke Bandara Soekarno-Hatta pada hari ini, Selasa (11/5/2021), guna memastikan layanan transportasi udara tetap berjalan baik bagi masyarakat yang dikecualikan karena melakukan perjalanan non-mudik.

Dia menjelaskan, pada pekan sebelum pemberlakuan larangan jumlah penumpang rata-rata bisa mencapai 50.000-70.000 orang per hari, kini menjadi hanya sekitar 7.000-8.000 orang per hari.

"Jadi penurunannya (pergerakan penumpang) kurang lebih 90 persen,” ujar Budi Karya dalam keterangan resminya.

Baca juga: Harga Bitcoin Jatuh Terseret Saham Tesla

Ia mengapresiasi koordinasi antara Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara, maskapai, Satgas Penanganan Covid-19, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sehingga proses pengecekan dokumen terkait izin melakukan perjalanan yang dikecualikan dapat berjalan dengan baik di Bandara Soekarno-Hatta

Kendati demikian, Budi Karya tetap meminta seluruh pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta mengantisipasi potensi kenaikan jumlah penumpang pada masa arus balik yaitu Minggu (16/5/2021) atau Senin (17/5/2021).

Dia bilang, seluruh petugas di bawah koordinasi Satgas Covid-19 perlu tetap menjaga penerapan protokol kesehatan dan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan, baik untuk penanganan penumpang yang akan berangkat maupun yang akan datang.

"Termasuk bagi mereka yang harus melakukan karantina. Jumlah ketersediaan ruang karantina harus dipastikan tersedia,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Budi Karya juga menekankan kepada para pelaku industri penerbangan bahwa pemerintah meniadakan sementara penerbangan carter (sewa) dari luar negeri selama masa larangan mudik.

"Kemenhub telah meniadakan sementara penerbangan carter dari luar negeri sampai dengan 17 Mei 2021 dan akan dilakukan evaluasi sebelum di buka kembali," kata dia.

Baca juga: Penumpang Kapal Turun Drastis, Bagaimana Nasib Tol Laut Jokowi?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Bayar Shopee lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Cara Bayar Shopee lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Apa yang Dimaksud dengan Inflasi dan Deflasi?

Apa yang Dimaksud dengan Inflasi dan Deflasi?

Earn Smart
Gampang Cara Cek Mutasi Rekening lewat myBCA

Gampang Cara Cek Mutasi Rekening lewat myBCA

Spend Smart
Penurunan Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Indonesia Berpotensi Tertahan

Penurunan Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Indonesia Berpotensi Tertahan

Whats New
Gaji ke-13 untuk Pensiunan Cair Mulai 3 Juni 2024

Gaji ke-13 untuk Pensiunan Cair Mulai 3 Juni 2024

Whats New
Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Whats New
Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-'grounded' Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-"grounded" Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Whats New
ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

Whats New
Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Whats New
Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Whats New
ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

Whats New
Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com