Ada Varian Baru Covid-19, Pelaksanaan Tes CPNS 2021 Bisa Diperpanjang

Kompas.com - 11/05/2021, 17:33 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mempertimbangkan untuk memperpanjang pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengingatkan agar pelaksanaan tes di lapangan mempertimbangkan potensi penyebaran varian baru Covid-19 yang sudah teridentifikasi di Indonesia.

"Kita bisa extend durasi pelaksanaan tes. Misalnya, memangkas jumlah sesi ujian per hari dari yang sebelumnya bisa dilaksanakan sebanyak tiga sesi menjadi dua sesi," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/5/2021).

Ia juga meminta penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan seleksi ASN 2021 dilakukan lebih ketat, dengan mengantisipasi terjadinya potensi penyebaran kerumunan peserta ujian di lapangan.

Baca juga: Pembangunan Kawasan Industri Halal Dipercepat

Selain itu, ia meminta ketersediaan titik lokasi tes seleksi yang memadai, baik di lokasi Kantor BKN maupun lokasi mandiri yang disediakan instansi penyelenggara. Menurut dia, perlu disediakan skenario jika terjadi klaster penularan baru di lokasi ujian.

Bima menekankan bahwa prinsip pelaksanaan seleksi CPNS 2021 yang masih berlangsung di tengah pandemi Covid-19 harus disesuaikan dengan kondisi genting adanya varian baru Covid-19, meskipun berkonsekuensi terhadap perpanjangan durasi pelaksanaan ujian.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, BKN sudah menyampaikan total kebutuhan ASN 2021 sebanyak 1.275.387 calon pegawai. Secara detail, instansi di pemerintah pusat membutuhkan sebanyak 83.669 calon pegawai. Sedangkan instansi di pemerintah daerah membutuhkan sebanyak 1.191.718, yang terdiri guru PPPK sebanyak 1.002.616, PPPK non-guru sebanyak 70.008, dan CPNS sebanyak 119.094.

Rencananya pendaftaran CPNS dan PPPK dilakukan pada bulan Mei hingga Juni 2021. Lalu, seleksi dilakukan pada Juli-Oktober, dilanjutkan pengumuman kelulusan di bulan November. Terakhir adalah proses pemberkasan dan penetapan nomor induk pegawai (NIP) yang akan dilakukan pada November 2021 hingga Januari 2022.

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X