Erick Thohir: Ada 20 Juta Dosis Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong

Kompas.com - 19/05/2021, 16:06 WIB
Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019 KOMPAS.com/SUCI RAHAYUErick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ke-9 Kabinet Indonesia Maju yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir mengungkapkan, Indonesia telah mendapat jaminan sebanyak 20 juta dosis vaksin Covid-19 untuk program vaksinasi gotong royong.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menyatakan, dosis tersebut mencakup vaksin Sinopharm dan Cansino yang cukup untuk vaksinasi sebanyak 12,5 juta orang.

"Jadi totalnya itu nanti ada 12,5 juta vaksin untuk program gotong-royong ini," ujar Erick dalam konferesi pers virtual acara Sosialisasi Sentra Vaksinasi Gotong-royong Kadin Indonesia, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong, Kadin: Pengusaha Tidak Boleh Potong Gaji Karyawan

Dia menjelaskan, untuk vaksin Sinopharm pihaknya sudah mendapatkan komitmen dari perusahaan tersebut sebanyak 15 juta dosis. Maka dengan dua kali suntikan, dosis tersebut cukup untuk 7,5 juta orang yang vaksinasi dilakukan mulai Mei ini hingga Desember mendatang.

Sementara untuk vaksin dari Cansino, pihaknya tengah mendorong pengadaan sebanyak 5 juta dosis untuk 5 juta orang, sebab jenis vaksin ini hanya butuh satu kali suntikan.

"Insya Allah juga kita akan push pengadaan vaksin Cansino yang jumlahnya 5 juta dosis," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erick bilang, saat ini untuk vaksin gotong royong masih fokus pada kedua merek tersebut, namun dipastikan pihaknya terbuka untuk melakukan kerjasama pengadaan vaksin dari berbagai negara seperti di Eropa ataupun Amerika Serikat (AS).

"Kami tidak menutup mata untuk kerjasama vaksin dari negara-negara lain, kami terus jajaki, karena di Program Indonesia Sehat itu poin paling pertama adalah percepatan vaksinasi secara menyeluruh," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menambahkan, hingga saat ini sudah sebanyak 10 juta orang yang didaftarkan dalam program vaksinasi gotong royong yang diinisiasi oleh pihak swasta.

Program Vaksinasi Gotong Royong ini diikuti oleh pelaku usaha baik korporasi maupun UMKM.

"Yang melakukan registrasi atau pendaftaran di Kadin melalui link Kadin, ini kami lakukan tidak ada yang manual dan semua secara automatic, itu sudah ada 22.736 perusahaan dan sudah menyentuh 10 juta orang," ujar Rosan.

Baca juga: Kadin: 7.000 UMKM Daftar Ikut Vaksinasi Gotong Royong

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.