Airlangga Memohon Partisipasi Masyarakat Ikut Program Vaksin Covid-19

Kompas.com - 26/05/2021, 11:32 WIB
Paket Batam Bintan Karimun (BBK) Murah, yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri Kepulauan Riau (Kadin Kepri), resmi diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) RI, Airlangga Hartarto, Sabtu (26/9/2020) kemarin di Plaza Lagoi, Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). DOK KEMENKO PEREKONOMIANPaket Batam Bintan Karimun (BBK) Murah, yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri Kepulauan Riau (Kadin Kepri), resmi diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) RI, Airlangga Hartarto, Sabtu (26/9/2020) kemarin di Plaza Lagoi, Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).


JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta masyarakat agarlebih berpartisipasi aktif untuk mengikuti program vaksin Covid-19.

Airlangga menegaskan bahwa kesuksesan program vaksinasi yang dilakukan pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat.

“Mohon dukungan dari masyarakat agar terus menjalankan protokol kesehatan dan agar masyarakat juga bisa mengikuti/melaksanakan vaksinasi. Ini diharapkan agar seluruh partisipasi masyarakat sangat dinantikan,” kata Airlangga, dikutip dari laman Setkab pada Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Juli 2021, Calon dan Pekerja Migran Diprioritaskan Dapat Vaksin Covid-19

Menurutnya, pemerintah selalu memastikan faktor keamanan, kualitas, dan efikasi vaksin Covid-19 yang digunakan di Tanah Air sehingga tidak perlu ada keraguan bagi masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi.

“Vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan POM yang sudah mendapatkan pertimbangan dari para ahli dari ITAGI dan Badan Kesehatan Dunia (WHO),” ujar Airlangga.

Disebutkan Airlangga, vaksinasi adalah salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 sebagaimana yang pernah disebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Difasilitasi Garuda, Awak Maskapai Anggota INACA Ikut Program Vaksin Covid-19

“Presiden Joko Widodo menyebut vaksinasi Covid-19 adalah game changer, yaitu salah satu langkah krusial yang menentukan kesuksesan kita untuk mengakhiri pandemi Covid-19,” katanya.

Karena itu, pemerintah mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi dengan memperhatikan aspek kedaerahan atau geospasial berdasarkan basis zona merah dan oranye, serta kegiatan perekonomian.

Hal ini guna mencapai kekebalan komunal (herd immunity) di mana target pemerintah sebanyak 70 persen penduduk Indonesia atau 181,5 juta penduduk harus mendapat vaksin.

Baca juga: Sukseskan Program Vaksin Gotong Royong, Ribuan Karyawan IWIP Jalani Vaksinasi

“Realisasi vaksinasi sampai saat ini adalah 24,9 juta dengan rincian SDM kesehatan sudah 1,5 juta dosis pertama, dosis kedua 1,4 juta; lansia dosis pertama 3,1 juta, dosis kedua 2,1 juta; dan petugas publik vaksinasi dosis pertama 10,4 juta dan dosis kedua 6,5 juta jiwa,” ungkapnya.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.