Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Kompas.com - 30/07/2021, 20:26 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo pada Rabu (22/6/2021). Dok. Humas KemenhubMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo pada Rabu (22/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di tengah pandemi. Salah satunya pembangunan Pelabuhan Anggrek di Provinsi Gorontalo.

Pembangunan Pelabuhan ini dilakukan dengan pendanaan non-APBN melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Kemenhub telah menetapkan Konsorsium Anggrek Gorontalo International Terminal, yang terdiri dari PT Gotrans Logistics International, PT Anugerah Jelajah Indonesia Logistic, PT Titian Labuan Anugrah, dan PT Hutama Karya (Persero)) sebagai pemenang lelang proyek pembangunan Pelabuhan Anggrek.

“Meskipun di tengah pandemi, tetapi kita terus berkomitmen melanjutkan pembangunan. Saya bersyukur dan senang, karena pembangunan Pelabuhan Anggrek ini telah memasuki babak baru yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada hari ini,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Ia mengatakan, penunjukkan pemenang lelang proyek pembangunan Pelabuhan Anggrek telah melalui serangkaian tahapan pengadaan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Pemenang proyek ini tentunya memiliki kredibilitas untuk mengembangkan pelabuhan ini. Kami didukung oleh Bappenas dan Kemenkeu berkomitmen mendukung pembangunan sampai dengan pengelolaannya," kata Budi Karya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diharapkan dua sampai tiga tahun mendatang, pelabuhan ini dapat menjadi kebanggaan dari masyarakat Gorontalo dan sekitarnya,” ungkap dia lagi.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo mengatakan, Pelabuhan Anggrek merupakan pelabuhan pengumpul yang berada di Provinsi Gorontalo.

Baca juga: Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Saat ini Pelabuhan Anggrek melayani kegiatan bongkar muat multipurpose yang saat ini diselenggarakan langsung oleh Kantor Unit Penyelenggara Kelas II Anggrek.

“Pelabuhan Anggrek memiliki daya tarik tersendiri bagi pihak swasta/badan usaha mengingat potensi hinterland (pengembangan Kawasan sekitar) yang mendukung, diantaranya berada di area perkembangan komoditi pertanian dan berada Kawasan Ekonomi Terpadu (KAPET) Gorontalo-Paguyaman-Anggrek-Kwandang (Gopandang),” jelas Agus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.