Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Kompas.com - 02/08/2021, 19:30 WIB
Tablet Diktiedu dok kemendikbud DiktiTablet Diktiedu

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bangga Teknologi Indonesia, produsen laptop lokal dengan merek Advan mendapat pesanan dari pemerintah untuk pengadaan laptop sebanyak 70.000 unit hingga akhir 2021.

Pengadaan itu merupakan bagian dari program Digitalisasi Pendidikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

"(Pesanan) pemerintah, per bulan 20.000 dan hingga hingga akhir 2021 mencapai 70.000 unit," ujar CEO Bangga Teknologi Indonesia, Chandra Tansri kepada Kompas.com, Senin (2/8/2021).

Menurut Chandra, perusahaannya bisa terlibat dalam pengadaan laptop untuk pelajar tersebut dikarenakan produk Advan telah memenuhi kriteria dari pemerintah mengenai pemenuhan tingkat kandungan lokal. Kendati demikian, ia tak menyebutkan berapa besaran kandungan lokal pada laptop Advan.

Baca juga: Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Hanya saja ia memastikan perakitan laptop di lakukan di Indonesia pada pabrik Advan yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Selain itu, spesifikasi laptop dalam proyek ini pun mengikuti ketentuan pemerintah.

"Karena Advan telah memenuhi syarat ketentuan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) dari pemerintah. Selain itu, (spesifikasinya) mengikuri standar yang telah ditentukan oleh pemerintah," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia meyakini, perusahaan mampu memenuhi permintaan pesanan pemerintah sebab telah memiliki pengalaman dan kesiapan dalam memproduksi laptop, meski lebih dikenal sebagai produsen smartphone dan tablet.

Menurutnya, bisnis Advan dahulu sempat membuat all in one PC (AIO PC) dan laptop. Selain itu, Chandra juga percaya diri sebab Advan sudah berpengalaman di industri elektronik lebih dari 20 tahun.

Terkait dampak pengadaan laptop pelajar terhadap kinerja keuangan perusahaan, Chandra enggan menjelaskan lebih lanjut. Ia hanya menyatakan, bahwa proyek pengadaan laptop buatan lokal ini memberikan peluang baru bagi industri dalam negeri untuk semakin berkembang.

"Tentunya dengan adanya proyek ini memberikan peluang baru sekaligus menumbuhkan industri dalam negri. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami yakin buatan lokal akan tumbuh seiring dengan perkembangan dan permintaan terhadap kebutuhan produk laptop," pungkasnya.

Baca juga: Laptop Merah Putih Dipasarkan pada 2022, Berapa Harganya?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.