PPKM Diperpanjang Lagi, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Kembali Anjlok

Kompas.com - 10/08/2021, 12:52 WIB
Ilustrasi perekonomian Indonesia. Shutterstock/David CarilletIlustrasi perekonomian Indonesia.
|

Misalnya, pusat perbelanjaan saat ini boleh beroperasi dan dikunjungi konsumen dengan memperlihatkan kartu vaksin. Sedangkan anak-anak dan manula masih belum boleh mengunjungi pusat keramaian karena lebih rentan.

"Kita lihat pusat perbelanjaan secara bertahap (boleh) buka, tapi dengan ada aturan harus pakai sertifikat vaksin, prokes ketat, memang agak berbeda dengan PPKM awal," ucap dia.

Lagipula dia berujar, masyarakat sudah bisa menyesuaikan diri untuk terus melakukan aktifitas ekonomi saat PPKM Level 3 dan PPKM Level 3 masih berlaku. Adaptasi yang cepat ini mampu membantu mereka pulih dan lebih baik dibanding PPKM sebelumnya.

"Jadi memang dampaknya ke ekonomi tetap ada, tapi tidak separah awal-awal PPKM Darurat karena masyarakat sudah bisa menyesuaikan diri bagaimana melakukan kegiatan ekonomi di tengah PPKM," pungkasnya.

Baca juga: 34 Perusahaan Batu Bara Dilarang Ekspor, Ini Kata Asosiasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.