Serikat Pekerja Pan Brothers Minta Maybank Indonesia Cabut Gugatan Pailit

Kompas.com - 23/08/2021, 13:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT Pan Brothers Tbk menyesalkan langkah yang diambil PT Maybank Indonesia dalam upaya mempailitkan Pan Brothers melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ketua SPN Pan Brothers Rukati menilai, gugatan yang diajukan oleh Maybank Indonesia dapat mengganggu proses restrukturisasi yang saat ini tengah dilakukan perusahaan.

Ini disebut berpotensi berdampak kepada sekitar 33.000 tenaga kerja Pan Brothers.

Baca juga: Apindo: Omzet Pan Brothers Bagus, Kenapa Harus Digugat Pailit?

Oleh karena itu, SPN Pan Brothers meminta Maybank Indonesia untuk mempertimbangkan dan mencabut gugatan kepailitinnya, guna mementingkan kondisi tenaga kerja di tengah pandemi.

"Atas nama seluruh anggota SPN Pan Brothers meminta Maybank Indonesia untuk mencabut gugatan kepailitan demi kepentingan lebih besar," kata Rukati, dalam keterangannya, Senin (23/8/2021).

Rukati menjelaskan, di tengah upaya untuk mencapai kesepakatan restrukturisasi, operasional Pan Brothers masih berjalan dengan baik, terefleksikan dengan penjualan yang meningkat sebesar 4 persen secara tahunan menjadi 126,2 juta dollar AS pada kuartal I-2021.

"Perusahaan selama ini telah menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh bank kreditur," kata dia.

Mayoritas kreditur Pan Brothers disebut telah menyetujui proposal yang diajukan oleh perusahaan dan sedang dalam proses persetujuan kredit.

Baca juga: Semester I 2021, Maybank Indonesia Raih Laba Bersih Rp 510 Miliar

"Kami berharap, jangan karena satu kreditur modal kerja seperti Maybank yang hanya memiliki 3 persen dari total kredit perusahaan, semua stakeholder perusahaan termasuk 33.000 tenaga kerja dan kreditur lain jadi berisiko," ucap Rukati.

Sebagai informasi, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) digugat pailit oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk melalui Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Hal ini terkait utang bilateral Pan Brothers terhadap Maybank sebesar 4,5 juta dollar AS.

Pengajuan kepailitan itu diajukan Maybank, setelah sebelumnya telah mengajukan PKPU dan ditolak Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 26 Juli 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.