Lingkaran Utang Keluarga Bakrie ke Negara, dari Lapindo hingga BLBI

Kompas.com - 17/09/2021, 07:49 WIB
Ilustrasi korban lumpur Lapindo. KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAIlustrasi korban lumpur Lapindo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga Bakrie memiliki sejumlah utang kepada negara yang belum kunjung lunas dari berbagai insiden, seperti lumpur lapindo dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tahun 1997-1998 silam.

Utang-utang tersebut berjumlah miliaran. Tak heran, pemerintah terus mengejar keluarga konglomerat ini untuk segara melunasi kewajibannya.

Baca juga: Satgas BLBI Panggil Keluarga Bakrie

Berikut deretan utang keluarga Bakrie yang masih berjalan hingga kini:

1. Lapindo

Keluarga Bakrie masih memiliki sejumlah utang akibat luapan lumpur lapindo di Sidoarjo.

Utang ini tercipta lantaran pemerintah memberikan dana talangan senilai Rp 773,8 miliar untuk melunasi pembelian tanah dan bangunan warga korban luapan lumpur lapindo.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2019, total utang anak usaha Lapindo Brantas Inc, PT Minarak Lapindo milik keluarga Bakrie mencapai Rp 1,91 triliun hingga 31 Desember 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara rinci, pokok utang sebesar Rp 773,38 miliar, bunga Rp 163,95 miliar, dan denda Rp 981,42 miliar. Sementara pembayaran baru dilakukan pada Desember 2018 sebesar Rp 5 miliar.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban menyampaikan, pemerintah terus meminta perusahaan konglomerasi Bakrie melunasi utangnya.

Baca juga: Usai Keluarga Cendana, Satgas BLBI Panggil Keluarga Bakrie


Perusahaan keluarga Bakrie sudah berkirim surat kepada Kemenkeu. isi suratnya adalah bertanya mengenai besaran utang yang perlu dibayar.

Rio pun mengaku pihaknya telah membalas surat dan menjelaskan besaran utang Minarak Lapindo adalah sebesar yang telah dikeluarkan pemerintah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.