Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid-19 lewat Bandara Ngurah Rai Bali

Kompas.com - 05/10/2021, 17:03 WIB
Yohana Artha Uly,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19 melalui Bandara Ngurah Rai Bali. Seperti diketahui, penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali akan kembali dibuka mulai 14 Oktober 2021.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan kesiapan penanganan penumpang kedatangan internasional dapat berjalan dengan baik.

"Dengan adanya kebijakan akan dibukanya penerbangan internasional ke Bandara Ngurah Rai Bali, kami ingin memastikan kesiapan penanganan penumpang Bandara Ngurah Rai berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno: Bandara Ngurah Rai Bali Dibuka untuk Uji Coba Penerbangan Turis Mancanegara

Adita menjelaskan, pihaknya berkoordinasi secara intensif dengan kementerian atau lembaga dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk mempersiapkan penerapan protokol kesehatan. Misalnua penyediaan fasilitas tes PCR di terminal kedatangan, ruang tunggu, ruang karantina, dan lain sebagainya.

Ia mengatakan, penerapan protokol kesehatan nantinya akan mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

Beberapa aturan protokol kesehatan pada aturan itu diantaranya yakni pelaku perjalanan internasional yang datang ke Indonesia melalui simpul-simpul transportasi, seperti bandara, wajib melakukan tes swab PCR Covid-19 setibanya di area kedatangan dan harus melakukan karantina minimal 8 hari.

Kemudian pada hari ke-7 karantina, akan kembali dilakukan tes PCR. Jika hasilnya negatif maka pelaku perjalanan tersebut dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun jika hasilnya positif maka kembali harus melakukan karantina.

Baca juga: Luhut Ungkap Syarat Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai Bali

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19 dari luar negeri melalui simpul transportasi seperti di bandara,” kata Adita.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, Bandara Ngurah Rai Bali akan kembali membuka penerbangan internasional mulai 14 Oktober 2021.

Pembukaan akan mempertimbangkan kemampuan bandara memenuhi ketentuan dan persyaratan mengenai karantina, tes Covid-19, dan kesiapan satgas.

“Setiap penumpang kedatangan internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal 8 hari dengan biaya sendiri,” kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Kemenhub Akhirnya Cabut Aturan Angkut 90 Penumpang Penerbangan Internasional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Waspada Penipuan Investasi Bodong Catut Nama Lawson

Waspada Penipuan Investasi Bodong Catut Nama Lawson

Earn Smart
Media Asing Soroti 4 Nama Ini, Dibidik Prabowo Jadi Menteri Keuangan

Media Asing Soroti 4 Nama Ini, Dibidik Prabowo Jadi Menteri Keuangan

Whats New
Tantangan Pemimpin Mendatang Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif

Tantangan Pemimpin Mendatang Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif

Whats New
Simak Promo BCA Expoversary 2024, mulai KPR 2,6 Persen Fix 1 Tahun sampai DP Kendaraan 0 Persen

Simak Promo BCA Expoversary 2024, mulai KPR 2,6 Persen Fix 1 Tahun sampai DP Kendaraan 0 Persen

Whats New
Melihat Komposisi Utang Pemerintah yang Tembus Rp 8.250 Triliun

Melihat Komposisi Utang Pemerintah yang Tembus Rp 8.250 Triliun

Whats New
Pengusaha: Beras Langka di Ritel karena Diborong Caleg

Pengusaha: Beras Langka di Ritel karena Diborong Caleg

Whats New
Cerita Armida Triani, Sukses Kembangkan Pakaian Anak Motif Nusantara Beromzet Rp 15 Juta Per Bulan

Cerita Armida Triani, Sukses Kembangkan Pakaian Anak Motif Nusantara Beromzet Rp 15 Juta Per Bulan

Smartpreneur
Ikuti Arahan Jokowi, Sri Mulyani Siapkan APBN 2025 untuk Presiden Baru

Ikuti Arahan Jokowi, Sri Mulyani Siapkan APBN 2025 untuk Presiden Baru

Whats New
SPBU Hidrogen Diklaim Bisa Tekan Impor BBM hingga 1,59 Juta Liter Per Tahun

SPBU Hidrogen Diklaim Bisa Tekan Impor BBM hingga 1,59 Juta Liter Per Tahun

Whats New
Perhitungkan Kerugian Negara, Evaluasi Kebijakan Harga Gas Murah Perlu Dilakukan

Perhitungkan Kerugian Negara, Evaluasi Kebijakan Harga Gas Murah Perlu Dilakukan

Whats New
Aktivitas Merger dan Akuisisi di Indonesia Dinilai Tetap Kuat pada 2024

Aktivitas Merger dan Akuisisi di Indonesia Dinilai Tetap Kuat pada 2024

Whats New
Sony PHK 900 Karyawan di Unit PlayStation

Sony PHK 900 Karyawan di Unit PlayStation

Whats New
Aplikasi Kencan Online Bumble PHK 350 Karyawan, Apa Sebabnya?

Aplikasi Kencan Online Bumble PHK 350 Karyawan, Apa Sebabnya?

Whats New
Kabar Baik, Dana PSR Naik 2 Kali Lipat Jadi Rp 60 Juta

Kabar Baik, Dana PSR Naik 2 Kali Lipat Jadi Rp 60 Juta

Whats New
Menko Airlangga Sebut Anggaran Makan Siang Gratis Rp 15.000 Per Anak Sudah Diuji Coba

Menko Airlangga Sebut Anggaran Makan Siang Gratis Rp 15.000 Per Anak Sudah Diuji Coba

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com