Jadi Tuan Rumah Superbike, Pemerintah Kejar Target Vaksin di Lombok

Kompas.com - 11/10/2021, 17:24 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal mempercepat akselerasi vaksinasi Covid-19 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini sejalan dengan persiapan Superbike di KEK Mandalika, Lombok Tengah, pada November mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden RI Joko Widodo meminta akselerasi vaksin dosis kedua mencapai 50 persen dari jumlah penduduk sebelum perhelatan berlangsung.

"Vaksinasi masyarakat dipercepat, Lombok Tengah minimum 50 persen dosis kedua. Penyelenggara bentuk satgas prokes dan penyediaan masker secara gratis oleh satgas dan TNI/Polri," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Tak Capai Target, Jumlah Daerah PPKM Level 3 Bertambah

Airlangga menuturkan, setidaknya ada 3 event yang akan berlangsung sejak November 2021 hingga tahun 2022. Rangkaian pertama adalah Asia Talent Cup tanggal 12-14 November, kemudian diikuti oleh Indonesia Mandalika World Superbike tanggal 19-21 November.

Lalu, perhelatan Motobike rencananya bakal terlaksana tahun depan dengan kapasitas jumlah penonton yang telah diputuskan mencapai 25.000.

"Diputuskan jumlah penonton 25.000 dengan syarat 2 dosis sudah vaksin lengkap, dan karantina kru dan tim 5 hari," beber dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun saat ini, capaian vaksinasi dosis satu di Lombok Tengah sudah mencapai 75,31 persen dan dosis kedua baru 13,55 persen.

Baca juga: Pemerintah Kebut Vaksinasi di Kota-kota yang Jadi Tuan Rumah PON XX

Meski demikian dilihat dari penyebaran kasus aktif, provinsi NTB sudah berada pada asesmen level 1 dengan 3 kabupaten/kota berada di asesmen level 2 dan 2 kabupaten/kota di asesmen level 1.

"Arahan Bapak Presiden, TNI/Polri akan diminta akselerasi vaksin agar sebelum penyelenggaraan sudah tercapai 50 persen, dan minimal 70 persen untuk vaksin dosis I di Pulau Lombok," pungkas Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.