Jokowi Sentil PLN: Perizinan Bertele-tele, Ini Harus Dipangkas

Kompas.com - 16/10/2021, 14:10 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menyempatkan ke Kompas Bajo di kawasan Puncak Waringin usai acara peresmian sejumlah pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021) sore. Dalam kunjungan kerjanya Kamis ini, Presiden Jokowi meresmikan sejumlah proyek pemerintah dalam rangka mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas. SETPRES/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menyempatkan ke Kompas Bajo di kawasan Puncak Waringin usai acara peresmian sejumlah pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021) sore. Dalam kunjungan kerjanya Kamis ini, Presiden Jokowi meresmikan sejumlah proyek pemerintah dalam rangka mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas.


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyentil PLN terkait pengurusan perizinan yang sampai saat ini masih bertele-tele.

Sentilan Jokowi untuk PLN ini disampaikan di hadapan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan para Direktur Utama BUMN dalam sebuah acara di Ballroom Hotel Meruorah Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10/2021) lalu.

Meski sudah berseleng beberapa hari, sentilan Jokowi ini baru terungkap pada Sabtu (16/10/2021) ketika akun YouTube Sekretariat Presiden mengunggah video arahan Jokowi tersebut.

Baca juga: Kata Jokowi, Jalanan RI Sudah Ramai dengan Mobil Listrik di 2024

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan pentingnya untuk membangun profesionalisme dan nilai-nilai dasar di dalam diri para pimpinan BUMN.

Menurutnya, para direktur utama BUMN merupakan orang-orang terpilih yang diharapkan percaya diri menghadapi persaingan baik secara nasional maupun global. Demikian disampaikan Presiden saat memberikan arahan kepada para direktur utama BUMN

“Ini, sekali lagi, perlu saya sampaikan dan sebetulnya dulu sudah saya sampaikan, karena yang ingin kita bangun ini adalah profesionalisme,” ujar Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Negara juga meminta kepada para direktur utama BUMN untuk membangun sebuah kultur kerja yang lebih sederhana.

Jokowi menegaskan bahwa ia menginginkan alur kerja pemerintahan yang kompleks tidak diterapkan di BUMN.

Baca juga: Resmikan Pelabuhan Logistik Pertama di NTT, Jokowi: Supaya Pelabuhan Labuan Bajo yang Lama Bersih

Sebagai contoh, perizinan untuk pembangkit listrik. Jokowi menyebut, terdapat 259 naskah perizinan dengan nama berbeda tetapi maksud di dalam surat tersebut sama.

“Waktu yang diperlukan mencari izin itu bisa 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun, 6 tahun, 7 tahun. Ada yang 7 tahun mengadu ke saya. Nah, seperti ini yang harus dipangkas, enggak boleh misalnya di PLN sampai bertele-tele itu. Enggak bisa lagi,” lanjutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.