Produk Asuransi Kesehatan Manulife Tumbuh 19 Persen pada Kuartal III-2021

Kompas.com - 08/12/2021, 08:25 WIB
Manulife Indonesia Dokumentasi Manulife Indonesia Manulife Indonesia
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Produk asuransi kesehatan Manulife Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2021 tercatat pertumbuhan sebesar 19 persen dari seluruh kanal distribusi dibanding tahun 2020.

Head of Product Management PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) Richard Sondakh mengatakan, tingginya permintaan masyarakat terhadap produk asuransi kesehatan ini dipengaruhi oleh faktor pandemi Covid-19 yang masih terjadi, dan penetrasi asuransi yang kian membaik, terbukti Juni 2021 meningkat menjadi 3,11 persen.

“Hal tersebut membuat produk asuransi Manulife Indonesia masih tetap menjadi primadona nasabah di tahun 2021. Di sisi lain, situasi pandemi saat ini membuat masyarakat kian peduli terhadap kesehatan,” kata Richard melalui siaran pers, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: BEI Berencana Rilis Dua Indeks Baru Berbasis ESG

Richard mengatakan, akibat pandemi Covid-19 masih belum berakhir, produk asuransi kesehatan masih tetap menjadi pilihan utama masyarakat pada 2022.

Berdasarkan hasil survei Manulife Asia Care 2020 yang dirilis awal tahun ini, sebanyak 98 persen responden di Indonesia menyatakan telah mengambil langkah untuk mengelola kesehatan dan keuangan di tengah situasi pandemi.

Sementara 43 persen responden Indonesia menyatakan telah berinisiatif mencari informasi seputar produk dan layanan asuransi dalam rangka merespons pandemi.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata responden dari negara-negara lain yakni 32 persen. Di sisi lain, edukasi yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan juga ikut membantu mencerahkan masyarakat dalam berasuransi.

Presiden direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Ryan Charland menyebutkan, di Manulife terdapat tiga produk asuransi kesehatan yang paling banyak diminati masyarakat adalah MiUltimate HealthCare (MiUHC), Hospital Income (Proteksi Prima Medika Danamon), dan Group Life & Health Product.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

“Naiknya kesadaran masyarakat untuk memproteksi diri di tengah pandemi Covid-19 memberi sinyal positif bagi industri asuransi di Indonesia. Hingga 30 September 2021 Manulife telah membayar klaim terkait Covid-19 sebesar Rp 497 miliar,” kata dia.

Sementara itu dalam lima tahun terakhir, Manulife Indonesia telah membayarkan klaim akhir kontrak (maturity) sebesar Rp 2,4 triliun kepada lebih dari 90.000 nasabah dari sekitar 2 juta lebih nasabah Manulife Indonesia.

Komitmen industri asuransi memberikan proteksi terhadap nasabahnya bisa dilihat dari realisasi pembayaran klaim yang diajukan oleh nasabah. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, sejak Maret 2020 hingga Juni 2021 total klaim Covid-19 yang dibayarkan industri asuransi sebesar Rp 3,74 triliun.

Baca juga: Jadwal Layanan BI Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.