Chairul Tanjung Ungkap Filosofi dari Pemilihan Nama Allo Bank

Kompas.com - 11/01/2022, 12:30 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bos PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) Chairul Tanjung mengungkapkan makna pemilihan nama Allo Bank.

Menurut dia pemilihan nama Allo Bank bukan dilakukan sembarangan, namun ada filosofi yang terkandung didalamnya.

Baca juga: Chairul Tanjung Pastikan Investor Saham Allo Bank Tidur Nyenyak, Ini Alasannya

“Apa itu Allo Bank? Allo Bank itu sebenarnya singkatan dari all ini one. Kalau Anda lihat, Allo Bank itu memiliki arti one of all, all for one (satu untuk semua, semua untuk satu. Jadi arti ini akan saya jelaskan dalam bentuk filosofi yang lebih luas lagi,” kata Chairul Tanjung di Bursa Efek Indonesia, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Allo Bank Tetapkan Harga Teoretis, Bagaimana Pergerakan Sahamnya?

Seperti diketahui, Allo Bank menggelar aksi korporasi melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMTED) atau rights issue senilai Rp 4,80 triliun yang akan diserap 7 investor yakni CT Corp, Grup Salim, Growtheum Capital Partners, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), Grab, Traveloka, dan Carro.

Baca juga: Presiden Bukalapak Beberkan Alasan Beli Saham Allo Bank Senilai Rp 1,19 Triliun

Chairul mengatakan, dalam membangun ekosistem bank digital sangat penting adanya kolaborasi. Menurut dia, melalui kolaborasi yang dilakukan dengan akan mendorong pertumbuhan bank digital Allo Bank lebih positif lagi.

“Sekarang sibuk semuanya bicara bank digital. Kalua kita bicara bank digital, kekuatan bank digital itu ditentukan dari beberapa faktor, pertama adalah teknologi dari platform itu sendiri,” kata dia.

Baca juga: Ini Alasan Bukalapak Beli 11,49 Persen Saham Allo Bank Senilai Rp 1,19 Triliun

Chairul menjelaskan, platform Allo Bank di desain dan dibangun bersama tim CT Corp dan bekerja sama dengan bank digital terbesar di dunia yang telah berkiprah selama 8 tahun, dan memiliki lebih dari 2 juta customer.

Ia memastikan platform Allo Bank sudah teruji, dan mampu menjawab sejumlah tantangan saat ini.

“Dari mulai jumlah nasabah, jenis transaksi, maupun hal-hal yang terkait dengan teknologi itu sendiri, sudah teruji,” tambah Chairul.

Baca juga: Daftar 7 Saham dengan Kenaikan Harga Tertinggi Sepanjang 2021, Ada Allo Bank, Bumi Arta hingga Bank Neo

 

Ekosistem digital, tren dunia yang tidak bisa dilawan

Kunci sukses yang kedua, adalah ekosistem. Menurut dia, CT Corp memiliki ekosistem fisik yang besar, namun kolaborasi adalah kunci sukses di era digital saat ini. Sehingga membangun kerja sama dengan ekosistem lain menjadi kunci pertumbuhan Allo Bank kedepannya.

Tak hanya ekosistem fisik saja, CT sapaan akrabnya memastikan kolaborasi dengan ekosistem digital juga memegang peran penting untuk pertumbuhan Allo Bank selanjutnya. CT juga memastikan pihaknya terbuka untuk melakukan kolaborasi dan kerja sama dengan perusahaan manapun.

“Kita merasa ekosistem kita kuat tapi dalam era digital sekarang kolaborasi adalah kata kunci. Oleh karenanya kami mengundang ekosistem lain untuk bersama membangun Allo Bank. Ini adalah kunci antara combining physically ecosystem dan digital ecosystem, dan ini adalah tren dunia yang enggak bisa dilawan,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Whats New
Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Whats New
Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah...!

Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah...!

Whats New
Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Spend Smart
Lima Tips Cuan 'Trading' Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Lima Tips Cuan "Trading" Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Earn Smart
Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Whats New
Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Whats New
Kini Berusia 57 Tahun, Telkom Siap Bawa Indonesia Menuju Transformasi Digital

Kini Berusia 57 Tahun, Telkom Siap Bawa Indonesia Menuju Transformasi Digital

Rilis
Kurangi Emisi 30 Persen pada 2030,  Ini Strategi Freeport Indonesia

Kurangi Emisi 30 Persen pada 2030, Ini Strategi Freeport Indonesia

Whats New
Pasar Kripto Dalam Tren 'Bearish', Tokocrypto Gratiskan Biaya 'Trading' dan Beli Bitcoin

Pasar Kripto Dalam Tren "Bearish", Tokocrypto Gratiskan Biaya "Trading" dan Beli Bitcoin

Whats New
Pemerintah Berkomitmen Kembangkan Literasi Keuangan bagi Petani hingga Nelayan

Pemerintah Berkomitmen Kembangkan Literasi Keuangan bagi Petani hingga Nelayan

Whats New
IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Masih di Level Rp 15.000 per Dollar AS

IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Masih di Level Rp 15.000 per Dollar AS

Whats New
Ke Depan, WNI Tak Perlu Tukar Uang Jika Pergi ke 4 Negara ASEAN Ini

Ke Depan, WNI Tak Perlu Tukar Uang Jika Pergi ke 4 Negara ASEAN Ini

Whats New
PMN Lambat Cair, Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur

PMN Lambat Cair, Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur

Whats New
Konsorsium GMR-AP II Resmi Kelola Bandara Kualanamu, Ini Harapan Erick Thohir dan Menhub Budi Karya

Konsorsium GMR-AP II Resmi Kelola Bandara Kualanamu, Ini Harapan Erick Thohir dan Menhub Budi Karya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.