Eksplorasi Timah di Laut Belitung Timur Ditentang Kelompok Warga, Ini Kata PT Timah

Kompas.com - 03/02/2022, 17:00 WIB

BELITUNG, KOMPAS.com - Rencana eksplorasi kawasan laut untuk penambangan timah di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung menuai penolakan dari kelompok masyarakat.

Kegiatan penambangan dikhawatirkan bakal merusak ekosistem dan mengganggu aktivitas nelayan dalam mencari nafkah.

"Kami sudah komitmen agar zero tambang, kemudian adanya aspirasi masyarakat ke DPRD agar eksplorasi dibatalkan dan surat (eksplorasi) ditarik," kata Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Belitung Timur, Koko Haryanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (3/2/2022).

Baca juga: Jokowi Ingin Hentikan Ekspor Bahan Mentah Bauksit hingga Timah, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan

Koko menuturkan, saat ini masyarakat nelayan berpegang pada Perda Zonasi Wilayah Pesisir.

Aturan tersebut mengatur wilayah tangkapan nelayan di kawasan pesisir laut yang tidak boleh berbenturan dengan penambangan.

"Kalau ada penambangan di laut, wilayah pesisir tentu kena. Karena belum ada teknologi yang bisa membatasi dampak tambang itu," ujar Koko yang juga anggota DPRD Belitung Timur.

Baca juga: Ini Daftar Daerah Penghasil Timah Terbesar di Indonesia

Di sisi lain Koko menilai eksplorasi timah hanya sebagai upaya untuk melengkapi syarat kajian analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Sementara dalam waktu bersamaan ada penolakan dari mayoritas masyarakat.

"Bagaimana Amdalnya bisa keluar kalau masyarakat menolak. Kalau dipaksakan bisa ada gejolak, apalagi kita mau ada G20," ujar Koko.

Baca juga: Daftar Negara dengan Cadangan Timah Terbesar di Dunia

Pemerintah dorong penemuan cadangan timah baru

Sebagai gambaran, rencana eksplorasi tertuang dalam surat tertanggal 5 Januari 2022 dengan IUP DU Nomor 1562.

Eksplorasi bakal berlangsung selama satu tahun mulai Januari hingga Desember 2022 di kawasan laut Manggar, Belitung Timur.

Sebelumnya Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) mendorong pemilik izin usaha penambangan (IUP) untuk melakukan eksplorasi demi menemukan cadangan baru logam timah.

Namun hingga Januari 2022 baru PT Timah yang diloloskan untuk eksplorasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.