Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bos Pertamina Targetkan 1.000 SPBU Akan Pakai PLTS Atap di 2022

Kompas.com - 23/02/2022, 13:33 WIB
Akhdi Martin Pratama

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menargetkan sebanyak 1.000 stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU akan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap guna mendukung program transisi energi di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan di Jakarta, mengatakan pihaknya kini telah memiliki 143 SPBU yang berstatus Green Energy Station (GES) menggunakan listrik tenaga surya.

"Tahun ini kami akan tambah jadi 1.000 dan nantinya target (SPBU) semuanya," kata Nicke dilansir dari Antara, Rabu (23/2/2022).

Baca juga: Konstruksi Selesai, Pertamina Geothermal Energy Segera Operasikan PLTP di Lahendong

GES merupakan konsep baru SPBU Pertamina dengan memberikan layanan terintegrasi untuk mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan bagi konsumen SPBU, salah satunya dengan memanfaatkan fotovoltaik surya sebagai salah satu sumber energi mandiri dan ramah lingkungan.

Pertamina menargetkan penurunan emisi karbon sebanyak 34.000 ton per tahun dari pembangunan PLTS atap di seluruh SPBU milik perseroan. Konsep GES ini tidak hanya untuk mendukung program dekarbonisasi, tetapi juga mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Jadi, bukan hanya baterainya saja yang membuat lingkungan menjadi lebih hijau, tetapi sumber energi pembangkit juga harus lebih ramah lingkungan," jelas Nicke.

Pertamina kini menjalin kerja sama dengan Gojek sebagai perusahaan yang memiliki basis kendaraan motor yang besar.

Baca juga: Pertamina Proyeksi Kebutuhan Avtur Naik 300 Persen Saat MotoGP

Pertamina menyadari untuk melayani pasar kendaraan roda dua, termasuk pengendara transportasi daring yang harus dipenuhi adalah kemudahan dan kecepatan.

Saat ini, layanan swapping station percontohan dengan solusi penggantian baterai pertama kali akan digunakan oleh 500 armada Gojek yang menggunakan motor listrik. Layanan ini baru berada di tujuh titik SPBU GES di Jakarta Selatan, yakni SPBU MT Haryono, SPBU Kuningan, SPBU Kemang, SPBU Gandaria City, SPBU Fatmawati, SPBU Permata Hijau, dan SPBU Pondok Indah.

Pertamina berkomitmen layanan swapping station juga dapat dimanfaatkan seluasnya oleh masyarakat umum.

Baca juga: Sudah Berlaku, Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Erick Thohir: Makassar New Port Jadi Pelabuhan Hub Terbesar di Indonesia Timur

Erick Thohir: Makassar New Port Jadi Pelabuhan Hub Terbesar di Indonesia Timur

Whats New
AHY Beberkan Target 100 Hari Pertama sebagai Menteri ATR/BPN

AHY Beberkan Target 100 Hari Pertama sebagai Menteri ATR/BPN

Whats New
Kurs Rupiah Melemah, BI Sebut Lebih Baik dari Won Korea hingga Baht Thailand

Kurs Rupiah Melemah, BI Sebut Lebih Baik dari Won Korea hingga Baht Thailand

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan RI Berpotensi Rugi Rp 544 Triliun akibat Perubahan Iklim

Sri Mulyani Ingatkan RI Berpotensi Rugi Rp 544 Triliun akibat Perubahan Iklim

Whats New
Kinerja Cemerlang, BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi Bruto 26,60 Persen Sepanjang 2023

Kinerja Cemerlang, BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi Bruto 26,60 Persen Sepanjang 2023

Whats New
Rayakan Imlek di Jakarta, Bank Mandiri Ajak Nasabah dan Mitra Sambut Tahun Naga Kayu

Rayakan Imlek di Jakarta, Bank Mandiri Ajak Nasabah dan Mitra Sambut Tahun Naga Kayu

Whats New
Hasil Hitung Cepat Direspons Positif Pasar, Bagaimana Prospek Ekonomi dan Pasar Modal?

Hasil Hitung Cepat Direspons Positif Pasar, Bagaimana Prospek Ekonomi dan Pasar Modal?

Whats New
Bea Cukai Malang Kawal Ekspor Perdana Anggrek Asal Malang ke Taiwan

Bea Cukai Malang Kawal Ekspor Perdana Anggrek Asal Malang ke Taiwan

Whats New
NIK sebagai NPWP Berlaku Penuh mulai 1 Juli, Ini Cara Pemadanannya

NIK sebagai NPWP Berlaku Penuh mulai 1 Juli, Ini Cara Pemadanannya

Whats New
Hari Pertama Kerja, AHY Langsung Bertolak ke Sulawesi Utara

Hari Pertama Kerja, AHY Langsung Bertolak ke Sulawesi Utara

Whats New
Tahu Bakso dan Sale Pisang Asal Semarang Rambah Pasar Australia dan AS

Tahu Bakso dan Sale Pisang Asal Semarang Rambah Pasar Australia dan AS

Whats New
Hasil Hitung Cepat Direspons Positif Pasar, Bagaimana Prospek Ekonomi dan Pasar Modal?

Hasil Hitung Cepat Direspons Positif Pasar, Bagaimana Prospek Ekonomi dan Pasar Modal?

Whats New
Masa Kepemimpinan AHY Hanya 8 Bulan, Ini Sederet Tugas yang Akan Dikerjakannya

Masa Kepemimpinan AHY Hanya 8 Bulan, Ini Sederet Tugas yang Akan Dikerjakannya

Whats New
Meski Ekonomi Sulit, Luhut Pastikan China Tetap Bangun Pabrik Petrokimia di Kaltara

Meski Ekonomi Sulit, Luhut Pastikan China Tetap Bangun Pabrik Petrokimia di Kaltara

Whats New
Luhut: Penggunaan Standar Emisi Euro 4 dan 5 Bisa Pangkas Subsidi BBM Rp 50 Triliun

Luhut: Penggunaan Standar Emisi Euro 4 dan 5 Bisa Pangkas Subsidi BBM Rp 50 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com