Softbank Mundur, Anggaran Negara untuk Proyek IKN Bengkak?

Kompas.com - 16/03/2022, 10:32 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sumber pembiayaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi sorotan setelah Softbank Group Corp memutuskan untuk batal menanamkan modalnya di proyek tersebut.

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan ekonom atau pakar menilai, mundurnya Softbank dari proyek IKN berpotensi memperbesar penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Namun demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sumber pendanaan APBN hanya mencapai 20 persen dari total kebutuhan pembiayaan IKN yang diproyeksi sebesar Rp 466 triliun.

Baca juga: Kisah Tanah dan Air dari Penjuru Indonesia yang Ditumpahkan di Ibu Kota Nusantara...

Angka tersebut masih sesuai dengan perhitungan yang direncanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas.

“Kurang lebih 19-20 persen (pendanaan proyek IKN) itu nanti berasal dari APBN,” ujar dia, dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, dikutip Rabu (16/3/2022).

Terkait sisa kebutuhan pendanaan akan dipenuhi dengan beberapa skema seperti kerja sama pemerintah dengan badan Usaha (KPBU) dan investasi dari sektor swasta atau BUMN.

“Atau bisa juga menerbitkan obligasi publik,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan mega proyek itu, Jokowi meminta kepada Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono, bergerak lebih fleksibel dalam mencari pendanaan.

“Kita ingin otorita ini fleksibel dan lincah dan bisa mendapatkan skema-skema pendanaan dari berbagai skema yang ada,” ucapnya.

Baca juga: Pembangunan Ibu Kota Nusantara Segera Dimulai

Softbank batal suntik dana ke proyek IKN

Sebagaimana diketahui, raksasa ventura Softbank tidak jadi menanamkan investasi di proyek IKN Nusantara.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.