Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER MONEY] Cara Cek Penerima BSU 2022 secara Online | Suku Bunga Tabungan 0 Persen

Kompas.com - 13/09/2022, 05:40 WIB
Erlangga Djumena

Editor

1. BSU 2022 Sudah Cair, Ini Cara Cek Penerima secara Online

Bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji tahap pertama tahun 2022 bagi sebagian pekerja yang memiliki rekening di bank himbara sudah cair pada Senin (12/9/2022) siang.

Penyaluran dana BSU 2022 sebesar Rp 600.000 telah ditransfer secara langsung ke nomor rekening masing-masing penerima.

Sebagai informasi, penerima BSU tahun ini harus merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per Juli 2022 dengan gaji paling besar Rp 3,5 juta per bulan.

Daerah dengan upah minimum regional lebih dari Rp 3,5 juta, syarat terkait gaji ini menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Lalu bagaiman cara cek penerima BSU 2022 secara online? Simak di sini

2. Gudang JNE Cimanggis Depok Terbakar, Bagaimana Nasib Barang Konsumen yang Rusak?

Salah satu gudang perusahaan logistik PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE di Pekapuran, Cimanggis, Kota Depok, terbakar pada Senin (12/9/2022).

Head of Media Relation PT JNE Kurnia Nugraha membenarkan hal tersebut.

Dalam pernyataan resminya, pihak JNE memastikan bahwa barang-barang milik konsumen yang rusak akibat kebakaran tersebut akan diganti.

“Sehubungan dengan terjadinya musibah kebakaran Gudang JNE Cimanggis pada 12 September 2022 dini hari, yang berlokasi di Cimanggis, Kota Depok, JNE akan melakukan proses ganti rugi terhadap barang-barang kiriman pelanggan,” kata Kurnia dalam pernyataan resminya.

Selengkapnya baca di sini

3. Suku Bunga Tabungan 0 Persen, Tren Menabung di Bank Tetap Tinggi?

Saat ini suku bunga tabungan di berbagai perbankan sangat rendah di kisaran 0-1 persen. Lantas apakah ini menyurutkan minat masyarakat menabung di bank?

Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, minat masyarakat untuk menabung di bank masih tinggi hal ini lantaran faktor kebiasaan dan diperkuat dengan kondisi pandemi Covid-19.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com