Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BKN: Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru 2022 Ditunda

Kompas.com - 02/02/2023, 18:42 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Pengumuman hasil seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan Guru tahun 2022 ditunda.

Meskipun tidak disampaikan alasan penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK Guru ini, para peserta diimbau untuk memantau laman resmi rekrutmen PPPK Guru, https://gurupppk.kemdikbud.go.id/, secara berkala.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun resmi Twitter-nya, @bkngoid, menyampaikan bahwa hasil seleksi PPPK Guru tahun 2022 akan diumumkan lebih lanjut.

"Pengumuman hasil seleksi PPPK Guru TA 2022 ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut," tulis BKN.

Baca juga: 2 Cara Cek Pengumuman Seleksi PPPK Guru 2022

Untuk diketahui, sebelumnya pengumuman hasil seleksi PPPK Guru tahun 2022 untuk seluruh kategori pelamar, baik prioritas 1 (P1), prioritas 2 (P2), prioritas 3 (P3), dan pelamar umum, dijadwalkan berlangsung pada 2-3 Februari 2022.

Pelamar P1 adalah pelamar yang telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi kompetensi Guru PPPK tahun 2021, sedangkan pelamar P2 adalah pelamar dengan status THK-II.

Sementara itu, pelamar P3 merupakan guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar dalam dapodik dan memiliki masa kerja paling rendah tiga tahun.

Baca juga: Peserta Lolos PPPK Guru Wajib Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya

Nantinya hasil seleksi PPPK Guru 2022 akan disampaikan secara online melalui laman resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), sscasn.bkn.go.id, dan situs PPPK Guru, gurupppk.kemdikbud.go.id.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi dapat mengikuti tahap selanjutnya, yaitu pengisian daftar riwayat hidup (DRH) disusul dengan pengusulan Nomor Induk Kepegawaian (NIK).

Sebagai tambahan informasi, pemerintah akan kembali melakukan rekrutmen PPPK tahun 2023, dengan tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan.

 

Baca juga: Rekrutmen CPNS dan PPPK 2023 Akan Dibuka untuk Umum

Baca juga: Update Rekrutmen CPNS dan PPPK 2023: Instansi Diminta Mendata Kebutuhan Formasi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Whats New
Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Whats New
Freeport Indonesia Catat Laba Bersih Rp 48,79 Triliun pada 2023, Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda Papua Tengah

Freeport Indonesia Catat Laba Bersih Rp 48,79 Triliun pada 2023, Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda Papua Tengah

Whats New
KPLP Kemenhub Atasi Insiden Kebakaran Kapal di Perairan Tanjung Berakit

KPLP Kemenhub Atasi Insiden Kebakaran Kapal di Perairan Tanjung Berakit

Whats New
Wamenkeu Sebut Suku Bunga The Fed Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Wamenkeu Sebut Suku Bunga The Fed Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Whats New
PNS yang Dipindah ke IKN Bisa Tempati Apartemen Mulai September

PNS yang Dipindah ke IKN Bisa Tempati Apartemen Mulai September

Whats New
RMKE: Ekspor Batu Bara Diuntungkan dari Pelemahan Rupiah

RMKE: Ekspor Batu Bara Diuntungkan dari Pelemahan Rupiah

Whats New
Antisipasi Darurat Pangan di Papua Selatan, Kementan Gencarkan Optimasi Lahan Rawa di Merauke

Antisipasi Darurat Pangan di Papua Selatan, Kementan Gencarkan Optimasi Lahan Rawa di Merauke

Whats New
Erick Thohir Minta Pertamina hingga MIND ID Borong Dollar AS, Kenapa?

Erick Thohir Minta Pertamina hingga MIND ID Borong Dollar AS, Kenapa?

Whats New
Nasabah Kaya Perbankan Belum 'Tersengat' Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Nasabah Kaya Perbankan Belum "Tersengat" Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Whats New
Apa Saja Penyebab Harga Emas Naik Turun?

Apa Saja Penyebab Harga Emas Naik Turun?

Work Smart
Bapanas Ungkap Biang Kerok Harga Tomat Mahal

Bapanas Ungkap Biang Kerok Harga Tomat Mahal

Whats New
Jadi BUMD Penyumbang Dividen Terbesar, Bank DKI Diapresiasi Pemprov Jakarta

Jadi BUMD Penyumbang Dividen Terbesar, Bank DKI Diapresiasi Pemprov Jakarta

Whats New
Kadin Sebut Ekonomi RI Kuat Hadapi Dampak Konflik di Timur Tengah

Kadin Sebut Ekonomi RI Kuat Hadapi Dampak Konflik di Timur Tengah

Whats New
Rupiah Tembus Rp 16.100, Menko Airlangga: karena Dollar AS Menguat

Rupiah Tembus Rp 16.100, Menko Airlangga: karena Dollar AS Menguat

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com