Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Restrukturisasi Polis Jiwasraya Rampung, Ini Efeknya ke Industri Asuransi

Kompas.com - 19/01/2024, 15:14 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengalihan polis hasil restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ke IFG Life dinilai dapat mendukung terciptanya industri yang lebih tepercaya.

Pengamat asuransi sekaligus praktisi manajemen risiko Wahyudin Rahman menilai, transfer dan restrukturisasi polis merupakan skema ideal yang dapat dilakukan dalam rangka penyelamatan hak para nasabah pemegang polis Jiwasraya.

Melalui skema restrukturisasi dan transfer polis dari Jiwasraya ke IFG Life, para pemegang polis tetap akan mendapatkan haknya. Namun, dalam skema itu disepakati pola pengurangan manfaat dan waktu.

Baca juga: IFG Life Sudah Bayar Klaim Polis Eks Jiwasraya Rp 492 Miliar ke BTN

Ketua Umum Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (Kupasi) ini melihat langkah transfer polis ke IFG Life sebagai bentuk perlindungan konsumen. Harapannya, permasalahan pemegang polis Jiwasraya bisa terselesaikan dengan baik dan tepat.

"Solusi dan upaya memprioritaskan nasabah tentunya sudah mempertimbangkan kajian-kajian yang dalam dan matang," kata dia dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (19/1/2023).

Ia menambahkan, Jiwasraya dan pemerintah juga memperbolehkan pemegang polis yang tidak setuju restrukturisasi untuk menyelesaikannya dengan skema utang piutang.

"Pemegang polis yang tidak setuju dengan skema restrukturisasi akan diselesaikan oleh Jiwasraya dengan skema utang piutang dalam proses likuidasinya," imbuh dia.

Baca juga: Ada Nasabah Tolak Restrukturisasi, OJK Minta Jiwasraya Lakukan Ini

Wahyudin yakin, apa yang telah dilakukan pemerintah ini akan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi.

Wahyudin menjelaskan kepercayaan merupakan faktor fundamental dalam bisnis asuransi.

Sementara itu, Direktur Keuangan IFG Life Ryan D. Firman menuturkan, bisnis asuransi sejatinya merupakan bisnis kepercayaan. Oleh karena itu, pihaknya selalu menjaga kepercayaan para nasabah pemegang polis serta para stakeholder.

IFG Life akan mengelola polis-polis hasil pengalihan tersebut sehingga para pemegang polis bisa memperoleh keberlanjutan manfaat dari polis miliknya sesuai dengan persetujuan dan ketentuan dalam polis.

Baca juga: Masuk Tahap Akhir, 99 Persen Nasabah Setuju Restrukturisasi Polis Jiwasraya

“Kami bersyukur, seluruh proses pengalihan polis ini dapat berlangsung dengan baik dan IFG Life dapat menjalankan perannya untuk menerima polis-polis pengalihan yang merupakan hasil restrukturisasi," tandas Ryan.

Sebagai informasi, program restrukturisasi polis Jiwasraya yang diinisiasi oleh pemerintah dan Tim Percepatan Restrukturisasi dinyatakan telah berakhir pada akhir tahun 2023.

Sampai dengan tahap akhir pelaksanaan program, total polis yang telah berhasil direstrukturisasi sebanyak 99,72 persen dari total polis Jiwasraya.

Selanjutnya, polis-polis tersebut beralih kepada IFG Life sehingga polisnya tetap hidup dan para nasabah tetap dapat merasakan manfaat dari polis yang dimiliki.

Baca juga: Restrukturisasi Polis Jiwasraya Rampung, Erick Thohir: Ini Bukan Hal yang Mudah...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Setelah Akuisisi, Mandala Finance Masih Fokus ke Bisnis Kendaraan Roda Dua

Setelah Akuisisi, Mandala Finance Masih Fokus ke Bisnis Kendaraan Roda Dua

Whats New
KKP Gandeng Kejagung untuk Kawal Implementasi Aturan Tata Kelola Lobster

KKP Gandeng Kejagung untuk Kawal Implementasi Aturan Tata Kelola Lobster

Whats New
Pengusaha Harap Putusan MK soal Pilpres Dapat Ciptakan Iklim Investasi Stabil

Pengusaha Harap Putusan MK soal Pilpres Dapat Ciptakan Iklim Investasi Stabil

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Akhir Sesi 23 April 2024

IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Akhir Sesi 23 April 2024

Whats New
Rupiah Diramal Bisa Kembali Menguat di Bawah Rp 16.000 Tahun Ini

Rupiah Diramal Bisa Kembali Menguat di Bawah Rp 16.000 Tahun Ini

Whats New
Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Whats New
Harga Makanan Global Diperkirakan Turun, Konsumen Bakal Lega

Harga Makanan Global Diperkirakan Turun, Konsumen Bakal Lega

Whats New
Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Whats New
Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Whats New
Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Whats New
Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Whats New
Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Whats New
KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

Whats New
Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Whats New
Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com