Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Pasar Perdana dan Pasar Sekunder, Apa Bedanya?

Kompas.com - 16/02/2024, 16:25 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Pasar modal mempunyai peranan penting bagi perekonomian Indonesia, sebab pasar modal berfungsi sebagai sarana bagi perusahaan untuk memperoleh modal dari investor.

Selain itu, pasar modal juga bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen keuangan. Masyarakat bisa menempatkan dananya sesuai karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrumen.

Untuk itu, bisa dikatakan bahwa pasar modal adalah tempat bertemunya investor sebagai pemilik dana dengan perusahaan atau Emiten yang memerlukan modal.

Pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli berbagai instrumen keuangan jangka panjang seperti sukuk, reksadana, obligasi, saham, maupun instrumen lainnya.

Berdasarkan waktu transaksinya, pasar modal dibagi menjadi dua, yaitu pasar perdana dan pasar sekunder. Apa perbedaan pasar perdana dan pasar sekunder?

Baca juga: Jenis Pasar Modal dan Fungsinya

Perbedaan pasar perdana dan pasar sekunder

Dilansir dari Buku Saku Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penjelasan dari pasar perdana dan pasar sekunder sebagai berikut.

Pasar perdana adalah pasar di mana efek-efek atau surat berharga diperdagangkan untuk pertama kalinya ke masyarakat, sebelum dicatatkan di Bursa Efek.

Pasar perdana memiliki periode saat saham atau efel lainnya pertama kelai ditawarkan kepada investor oleh Penjamin Emisi Efek (Underwriter), melalui Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer) yang bertindak sebagai agen penjual saham.

Proses tersebut dikenal dengan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Baca juga: Reksadana adalah Apa? Ini Pengertian dan Jenisnya

Pada pasar perdana harga saham tetap, sebab perusahaan telah menentukan harga dan jumlah saham yang akan ditawarkan sebelum menawarkannya di pasar perdana.

Dikarenakan jumlah saham yang ditawarkan perusahaan terbatas, belum tentu setiap investor memperoleh sesuai dengan jumlah yang diinginkan.

Perlu dicatat, tidak semua keinginan investor atas saham calon perusahaan tercatat di pasar perdana ini bisa dipenuhi seluruhnya, dalam hal terjadi kelebihan permintaan.

Pembelian saham di pasar perdana memiliki kemungkinan keuntungan atau capital gain,yang diperoleh setelah saham melantai di bursa.

Baca juga: Investasi Reksadana Bisa Rugi, Apa Sebabnya?

Lebih lanjut, alur transaksi pada pasar perdana sebagai berikut:

1. Investor mengisi Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS) dan melakukan setor dana ke Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan efek, kemudian menyerahkan FPPS, bukti
setor, serta identitas diri.

Halaman:


Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

Whats New
BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

Whats New
AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com